Kejurnas Kala Hitam Diikuti Petarung Internasional

Medan ( Berita ) : Kejurnas Karate Full Contact Kala Hitam 2009 akan diikuti petarung internasional dari berbagai daerah di tanah air yang direncanakan digelar di Stadion Sisingamangaraja di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, 21- 22 Februari.

Ketua PB Perguruan Karate Kala Hitam, H.A Ronny Simon yang didampingi Ketua Dewan Guru Winta Karna di Medan, Senin [02/02], mengatakan, kejurnas tersebut memperebutkan piala bergilir DR. H.Rahmat Shah dan piala tetap DR.Sihar PH Sitorus.

Menurut dia, event bergengsi itu akan diikuti 60 atlet karate klas berat dan ringan dari delapan daerah, yakni Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumbar, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Yogyakarta dan tuan rumah Sumut.

Kegiatan akbar ini, katanya, tidak hanya bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga karate kala hitam, melainkan juga untuk mencari atlet-atlet muda yang berprestasi untuk dibina menjadi atlet nasional. “Atlet yang berasal dari perguruan karate kala hitam ini, diharapkan bisa mewakili Indonesia mengikuti event di luar negeri, ” kata Ronny.

Lebih jauh ia menjelaskan, digelarnya kejurnas karate kala hitam di Kota Balige atau sekitar 155 Km arah Barat Kota Medan merupakan nilai sejarah tersendiri bagi daerah tersebut.

Karena selama ini, Kota Balige telah banyak melahirkan atlet-atlet nasional dan memiliki Dan- I dan Dan- II, serta sering mengikuti kejuaraan dunia yang digelar di Jepang. “Jadi wajar, kota Balige dijadikan sebagai tuan rumah pada kejurnas karate kala hitam,” ujar dia.

Lebih jauh ia menjelaskan, para peserta yang hadir pada kejurnas itu adalah karateka yang berpengalaman, karena pertarungan ini “full body contact” (pertarungan bebas).

Kemudian pertandingan ini tidak dilengkapi alat pengaman khusus, sehingga karateka yang bertarung bebas memukul langsung ke tubuh lawan. Bahkan, peserta yang bertanding itu siap melayangkan pukulan dengan sasaran perut, rusuk, dada dan ulu hati. Namun, jelasnya, yang dilarang adalah menyerang di bagian kepala atau muka terkecuali menggunakan kaki. ( ant )