A A
RSS
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Ormas Ajak Negara Islam Bersatu Hentikan Kekerasan Israel

Sel, Des 30, 2008

Nasional


Jakarta ( Berita ) :  Berbagai organisasi masyarakat (ormas) menyerukan agar dunia dan negara-negara Islam khususnya bersatu untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina.

Dari beberapa siaran pers ormas yang diterima ANTARA, di Jakarta, Senin [29/12] , diantaranya dari Hizbut Tahrir Indonesia, Jama’ah Muslimin (Hizbullah), dan SETARA Institute (Institute for Democracy and Peace), yang sama-sama menyerukan agar negara-negara Islam di dunia bersatu untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina, dan meminta masyarakat dunia mengambil tindakan atas kekerasan yang terjadi.

Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Hendardi, mengatakan, serangan secara masif yang dilakukan Isreal ke Gaza pada Sabtu (27/12), merupakan kejahatan kemanusiaan. Tindakan keji tersebut menuntut kewajiban masyarakat dunia untuk segera mengambil tindakan.

Ia menilai PBB tidak bisa lagi semata-mata mengutuk penyerangan tersebut, tetapi harus mulai memprakarsai tindakan politik serius yang dapat menekan Israel menghentikan brutalisme di Jalur Gaza. Selain itu, SETARA Institute mengkhawatirkan timbulnya pemahaman kelompok muslim yang tidak inklusif sebagai serangan terhadap Islam sehingga memicu aksi-aksi terorisme.

Sedangkan Sekjen Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Ali Farkhan Tsani mengatakan, agar negara-negara Islam dan seluruh kekuatan umat Islam di dunia segera bersatu melawan zionis Israel. Ia mengharapkan peristiwa radikal tersebut dapat membangkitkan semangat jihad seperti yang telah dilakukan mujahidin Libanon mengalahkan Israel beberapa waktu lalu.

Jama’ah Muslimin (Hizbullah) sendiri telah mendirikan posko-posko Al-Aqsa yang menerima dan menyalurkan bantuan untuk pembebasan Al-Aqsa dan bantuan untuk warga Palestina berupa dana, obat-obatan, dan keperluan lainnya. Bantuan dapat disalurkan melalui Sekretariat Pusat Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Bogor atau posko di wilayah lain di seluruh Indonesia dan beberapa negara sahabat.

Sementara itu, menurut juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto, pihaknya menyatakan tindakan brutal Israel tidak hanya harus dikutuk tetapi perlu dihadapi secara nyata.

Selain itu, ia meminta agar negara-negara di dunia bersikap adil dengan melihat serangan Israel terhadap Palestina sebagai pelanggaran HAM dan tindakan terorisme yang sering didengungkan dunia barat, karena itu perlu segera ada perlindungan bagi rakyat Palestina yang menjadi korban aksi biadab tersebut.  ( ant )

 

 

 

 

 

Comments are closed.