Presiden Hadiri Peringatan Hari Nusantara Ke-9


Surabaya ( Berita ) :  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani melakukan kunjungan kerja selama satu hari di Jawa Timur untuk menghadiri Puncak Peringatan Hari Nusantara ke-9.

Presiden yang didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu [24/12] , sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju Pelabuhan Gresik yang berjarak 44,5 kilometer dari Surabaya.

Peringatan Hari Nusantara ke-9 yang dipusatkan di Pelabuhan Gresik bertema meningkatkan budaya bahari untuk mendorong tercapainya keselamatan dan keamanan pelayanan menuju nihil kecelakaan. Hari Nusantara diselenggarakan untuk memperingati Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957.

Deklarasi Djuanda menyatakan segala perairan yang menghubungkan pulau-pulau daratan Indonesia dengan tidak memandang luas dan lebarnya adalah bagian wajar dari wilayah daratan Indonesia.

Deklarasi tersebut dinilai strategis secara geoekonomi dan geopolitik karena mendeklarasikan Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia.

Berkat Deklarasi Djuanda, maka Indonesia memiliki wilayah laut seluas 5,8 juta kilometer persegi atau tiga perempat dari keseluruhan wilayah Indonesia. Pada peringatan Hari Nusantara ke-9, Presiden Yudhoyono akan  menyaksikan penyerahan penghargaan dari Menteri Perikanan dan Kelautan, Freddy Numberi, dan Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal kepada sejumlah penerima.

Menteri Kelautan dan Perikanan di antaranya menyerahkan penghargaan dan bantuan berupa 500 surat ukur gratis kepada perwakilan nelayan, hasil genetik bibit unggul ikan nila Jatimbulan kepada Penjabat Gubernur Jawa Timur, Setia Purwaka.

Fredy juga akan menyerahkan penghargaan Adibakti Mina Bahari untuk tujuh kategori penghargaan kepada perkumpulan nelayan, penyelenggara pelelangan ikan, dan UKM perikanan.

Freddy Numberi juga memberi bantuan dua  kapal penangkap ikan kepada Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, serta satu unit untuk Kabupaten Pacitan.

Sedangkan Menteri Perhubungan akan memberi penghargaan kepada penjaga menara suar teladan tingkat nasional, yaitu Sarifan dari Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, Ebson Anwar dari Distrik Navigasi Kelas II Jayapura, dan Hermawan Kartiman Teknisi Menara Suar Distrik Navigasi Kelas II Sabang.

Menhub juga akan memberikan penghargaan kepada PT Pelni sebagai operator perusahaan pelayaran nasional serta kepada operator perusahaan pelayaran nasional kapal perintis dan pelayaran rakyat.

Setelah memberikan sambutan, Presiden Yudhoyono menurut rencana akan menandatangani prasasti sebagai tanda pengoperasian empat kapal perintis, yaitu unit tipe 350 DWT untuk wilayah Merauke.

Kemudian, satu unit untuk wilayah Sukamara, Kalimantan Tengah, satu unit tipe 750 DWT untuk wilayah Tual, Maluku, serta satu unit kapal Ferry 500 GT untuk operasi wilayah Saumlaki, Provinsi Maluku. ( ant )