Waria Kelompok Tertinggi Tertular HIV/AIDS Di Maluku
Ambon ( Berita ) :
“Sekitar 55 persen dari 626 kasus penderita HIV/AIDS adalah para waria. Ini harus diwaspadai,” katanya, di Ambon, Selasa [02/12].
Dari 626 kasus itu, 355 kasus merupakan kasus HIV sementara 271 lainnya merupakan kasus AIDS. Besarnya penderita ini menempatkan Maluku pada urutan ke-12 daerah dengan penderita penyakit HIV/AIDS terbesar secara nasional.
Benny mengakui, para penderita HIV/AIDS ini sebagian besar dari katagori golongan umut produktif yakni 19 – 39 tahun. Penularan utamanya melalui pemakaian jarum suntik untuk konsumsi narkoba dan praktek seks bebas. “Sosialisasi sudah kami lakukan secara intensif untuk menyadarkan kelompok-kelompok itu, dengan melibatkan berbagai komponen bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari 626 kasus HIV/AIDS, penderita yang telah meninggal dunia sebesar 55,49 persen dan 44,51 persennya masih hidup. “Penderita yang masih hidup ini yang harus diwaspadai karena kemungkinan saja virusnya menular kepada warga lain, kata Benny.
Sementara itu, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menghimbau warganya agar menghindari perilaku yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS. “Bayangkan, sejak penemuan kasus pertama penderita HIV/AIDS di Maluku tahun 1994, ternyata saat ini sudah teridentifikasi 626 kasus yang tersebar pada semua kabupaten/kota,” katanya, di Ambon, Selasa.
Lebih lanjut, Gubernur menginginkan masyarakat agar berhenti memakai narkoba, terutama jenis suntik dan juga perilaku seks bebas karena sangat rentan terhadap penularan penyakit yang belum ditemukan obatnya itu. “Sudah pasti peranan para tokoh agama sangat besar, yaitu untuk senantiasa menggugah masing-masing umatnya agar menghindari perilaku berisiko terhadap kemungkinan tertular penyakit HIV/AIDS ini,” tambahnya. ( ant )