Perbankan Sumut Salurkan Kredit Rp 67,92 T


MEDAN (Berita): Posisi Oktober 2008, perbankan di Sumatera Utara menyalurkan kredit mencapai Rp67,92 triliun. Data BI Medan yang diterima Berita Senin [01/12] mengungkapkan dana pihak ketiga (DPK mencapai Rp82,63 triliun. Jadi dengan kredit yang disalurkan Rp67,92 triliun itu maka LDR (persentase pemberian kredit dibanding DPK) mencapai 82,20 persen.

Kredit bermasalah (LDR) 82,20 persen dan share untuk UMK 17,74 persen. Pada posisi Oktober ini, aset perbankan Sumut juga meningkat jadi Rp106,41 triliun dengan share aset syariah sebesar 2,57 persen.

Kepala Bidang Ekonomo dan Moneter BI Medan Maurids H Damanik sebelumnya mengatakan perbankan Sumut secara fundamental dalam kondisi baik sehingga kalaupun ada bank yang ada sedikit masalah seperti Bank Century, masyarakat khususnya jangan panik.

Dilihat dari data Oktober, kata Maurids, sebenarnya tidak ada yang membuat kekhawatiran masyarakat terhadap perbankan. Oleh sebab itu, kalaupun rupiah turun naik dan ada bank yang bermasalah, sebenarnya semata didominasi pengaruh krisis global.

Menurut Maurids, krisis 2008 sekarang beda dengan krisis tahun 1998 di mana saat itu Indonesia banyak utang, justru utang swasta lebih besar dari utang pemerintah.

Oleh sebab itu, Maurids menegaskan kembali bahwa saat sekarang kondisi perbankan kita sehat. Rata-rata CAR bank lebih 16 persen, jauh lebih kuat dan tinggi dibanding ketetapan BI minimal CAR 8 persen.

“Mengenai perbankan jangan ragu sebab perbankan kita sangat solid,” katanya.

BI juga, tambah Maurids, terus menerus mencermati perkembangan setiap hari tentang kondisi perekonomian termasuk pergerakan rupiah untuk menstabilkan tahun 2009 nanti.

Suku bunga kredit perbankan rata-rata tertimbang di Sumut akhir September 2008 sebesar 12,2 persen. “Semakin efisien suatu bank, semakin fleksibel memberikan suku bunga kredit,” katanya. (wie)

 

 

Comments are closed.