Pemimpin Kedepan Harus Berani Ubah Kebijakan Ekonomi


Banda Aceh ( Berita ) :  Tokoh nasional Amien Rais mengatakan, pemimpin Indonesia yang akan datang harus punya keberanian untuk memperbarui semua kebijakan ekonomi terutama di bidang sumber daya energi.

“Yang dibutuhkan adalah hanya keberanian saja karena dunia tidak bisa menolak kalau ada pemerintah baru dengan mandat baru memperbarui semua kebijakan ekonominya,” kata Amien Rais di Banda Aceh, Sabtu [22/11].

Mantan Ketua MPR RI itu menjadi salah satu pembicara dalam Dialog Ilmiah Manajemen ke XII yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Menurut guru besar Universitas Gajah Mada (UGM) itu, tahun 2009 menjadi momentum yang tidak boleh dilewatkan pemimpin nasional yang akan mendapatkan mandat rakyat untuk memperbaiki perekonomian bangsa melalui perbaikan kebijakan.

Ia merasa selama ini ada kekeliruan besar dalam kebijakan pengelolaan SDA terutama migas dimana ada ketentuan yang tidak masuk akal bahwa hanya 20 persen gas yang bisa digunakan Indonesia selebihnya diekspor.

“Ini sesuatu hal yang konyol serta masih banyak lagi dan harus kita koreksi. Karena itu siapapun yang memimpin negara ini ke depan harus melakukan perubahan yang radikal,” ungkapnya.

Selama ini, katanya, beberapa daerah di Indonesia masih mengalami pemadaman listrik dengan alasan ketiadaan pasokan bahan bakar sementara migas yang dihasilkan dari perut bumi tanah air di ekspor ke negara lain.

Karena tidak ada keberanian, perekonomian Indonesia semakin terpuruk sebab masih menganggap benar apa yang dikatakan para pendorong globalisasi yang dianggap superior. “Kita harus betul-betul punya kepercayaan diri seperti Malaysia yang bisa segera bangkit dari krisis karena tidak tergantung dengan lembaga keuangan seperti IMF,” tambahnya. Sistem ekonomi Indonesia saat ini harus bertujuan untuk kemakmuran rakyat yang kuncinya jangan kalah berani dengan negara lain, kata Amien Rais.  ( ant )

Comments are closed.