Jemaah Haji Agar Hindari Faktor Perusak Nilai Ibadah


Medan ( Berita ) :  Calon jemaah haji Indonesia diimbau agar dapat menghindari hal-hal yang dapat merusak nilai ibadah selama berada di Tanah Suci Mekkah, seperti melakukan pertengkaran atau yang lebih sering disebut “jidal”.

“Jemaah haji harus memperbanyak sabar dan jangan mudah terpancing emosi, karena sedang melaksanakan ibadah.Jemaah haji yang berada di Arab Saudi itu, bukan jalan-jalan atau wisata ke luar negeri,” kata Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof. DR. H. Hasan Bakti Nasution, MA di Medan, Kamis [06/11] .

Menurut Nasution, dengan kondisi padatnya manusia di tanah suci dan faktor jauh dari tanah air, hal-hal yang kecil sering dibesar-besarkan sehingga dapat membangkitkan emosi jemaah haji.

Faktor makanan yang tidak sesuai dengan selera juga tidak jarang menyebabkan jemaah haji Indonesia mudah terpancing emosinya. Apabila tidak banyak bersabar, semua faktor tersebut dapat menyebabkan pertengkaran (jidal) yang bisa merusak nilai ibadah haji. “Jemaah haji harus menyadari bahwa keberangkatannya ke tanah suci untuk ibadah guna mencari ridho Allah SWT, bukan berwisata,” katanya.

MUI Sumut juga mengimbau jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan agar siap menjalani proses ibadah dan menghadapi kondisi cuaca yang tidak terduga di tanah suci. Ikuti seluruh petunjuk dan nasehat dokter agar jemaah haji  memiliki kondisi prima di tanah suci, kata Nasution.( ant )

Comments are closed.