OK Arya Calon Independen Pertama Pemenang Pilbup


Medan ( Berita ) :  OK Arya Zulkarnain menjadi calon independen pertama yang berhasil memenangkan pemilihan bupati (pilbup) setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan Bupati Batubara, Sumatera Utara.

Kondisi itu membuktikan bahwa ketokohan calon yang bertarung dalam pilkada jauh lebih dominan dibandingkan peran partai politik (parpol) yang mengusungkan calon, kata Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisipol) USU, Prof. DR. Subhilhar, di Medan, Jumat [17/10] .

Sepengetahuan Subhilhar, belum ada calon independen yang berhasil memenangkan sebuah proses pilkada selain Irwandi Yusuf dalam pemilihan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam.

“Namun untuk tingkat bupati dan walikota belum ada, apalagi di daerah ‘normal’ yang tidak dilanda konflik. Baru OK Arya yang berhasil menang dari calon independent,” katanya.

Ia menjelaskan, kemenangan OK Arya Zulkarnain lebih disebabkan ketokohannya yang sudah lama dikenal masyarakat, terutama dalam upaya memekarkan Batubara dari Kabupaten Asahan. Selain itu, OK Arya juga telah lebih dulu mensosialisasikan diri sebagai tokoh Batubara dengan banyak melakukan aktivitas di daerah itu.

OK Arya Zulkarnain telah menyebarkan brosur pemekaran Batubara dengan foto dirinya dan banyak turun langsung mensosialisasikan pemekaran daerah itu setelah disahkan DPR RI.

Dengan semua faktor tersebut, OK Arya Zulkarnain lebih diakui ketokohannya dan dianggap telah berbuat banyak dibandingkan calon lain. Berdasarkan perhitungan suara sementara, pasangan OK Arya Zulkarnain dan Gong Martua Siregar meraih suara terbanyak dengan 53.110 suara atau 34,67 persen.

Peringkat dua diraih pasangan Yahdi Khoir Harahap/Surya yang meraih 38.236 suara disusul pasangan Parlindungan Sinaga/Nur Ali 25.841 suara.

Sedangkan sisanya diraih pasangan OK Saidin/Bagus Joko Triono dengan 13.178 suara, Ibrahim Usman/Achmad Yusro 11.244 suara, Janmat Sembiring/M. Syahiri A. Karim 8.895 suara, Januari Siregar/Sri Kumala 5.715 suara dan pasangan Abdul Wahid/Jalaluddin Zuhri dengan 1.840 suara.

Berdasarkan perhitungan tersebut, jumlah total suara yang telah masuk adalah 158.059 suara dari 259.557 warga yang memiliki kartu pemilih.

 

Patut Disyukuri

Masyarakat Batubara patut merasa bersyukur atas kemenangan OK Arya Zulkarnain yang merupakan putera daerah serta “pejuang” dalam membentuk dan memekarkan kabupaten itu.

Mantan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Kabupaten Batubara, H. Muchyan AA di Medan, Jumat mengatakan, meski hasil perhitungan suara belum diumumkan secara resmi, tetapi penghimpunan suara yang ada menunjukkan OK Arya Zulkarnain bakal menjadi Bupati Batubara.

Kemenangan OK Arya Zulkarnain dalam pemilihan Bupati Batubara membuktikan masyarakat Batubara menghargai para pejuang pemekaran daerahnya itu, katanya.

Muchyan juga menyatakan syukur dan bahagia karena proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Batubara berlangsung secara aman dan lancar tanpa adanya hambatan dan kendala yang berarti.

Menurut dia, OK Arya Zulkarnain akan memikul tugas yang berat karena besarnya harapan masyarakat Batubara terhadap dirinya.

Salah satu tugas utama OK Arya yang perlu mendapatkan perhatian adalah menyatukan kembali pejuang dan tokoh pemekaran Batubara yang sempat pecah karena berbeda visi dan kepentingan.

Jika pejuang dan tokoh pemekaran Batubara yang berasal dari berbagai profesi itu dapat disatukan, maka OK Arya akan memiliki “team tank” atau pendukung yang kuat untuk menyukseskan program-program pembangunannya.

Kemudian, kata Muchyan, OK Arya juga diharapkan dapat memprioritaskan pembanguan fisik seperti jalan, jembatan dan prasarana pasar yang sangat memprihatinkan di daerah itu.

Pemenang pilkada Batubara itu juga diharapkan dapat menyalurkan potensi putera daerah untuk mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan yang terdapat di kabupaten yang dimekarkan dari Asahan tersebut.

Jika perlu OK Arya harus membuat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang “revolusioner” dengan mewajibkan perusahaan-perusahaan di Batubara untuk memprioritaskan putera daerah.

“Kondisi selama ini sangat menyedihkan karena perusahaan-perusahaan di Batubara sering ‘meninggalkan’ putera daerah Batubara yang secara kualitas keilmuan cukup dapat diandalkan,” kata Ketua PWI Sumut itu.

Berdasarkan perhitungan suara sementara terakhir, pasangan OK Arya Zulkarnain dan Gong Martua Siregar meraih suara terbanyak dengan 53.110 suara atau 34,67 persen.

Sedangkan peringkat dua diraih pasangan Yahdi Khoir Harahap/Surya yang meraih 38.236 suara disusul pasangan Parlindungan Sinaga/Nur Ali 25.841 suara, pasangan OK Saidin/Bagus Joko Triono dengan 13.178 suara, pasangan Ibrahim Usman/Achmad Yusro 11.244 suara.

Disusul pasangan Janmat Sembiring/M. Syahiri A. Karim dengan 8.895 suara, pasangan Januari Siregar/Sri Kumala dengan 5.715 suara dan pasangan Abdul Wahid/Jalaluddin Zuhri dengan 1.840 suara.

Berdasarkan perhitungan tersebut, jumlah total suara yang telah masuk adalah 158.059 suara dari 259.557 warga yang memiliki kartu pemilih. ( ant )