Sosok Presiden Idaman Mahasiswa
15 Oktober 2008 | 16:12 WIB
“Bangsa
Walaupun belum dipastikan, namun beberapa tokoh politik yang diprediksi akan menjadi calon presiden untuk pemilu 2009 mendatang merupakan tokoh yang sudah dikenal masyarakat.
Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mencoba mempertahankan kekuasaannya di mata masyarakat sudah cukup populer, nama-nama lainnya yang juga populer dan dimungkinkan dicalonkan sebagai presiden adalah Wiranto, Prabowo, Sutrisno Bachir, Rizal Mallarangeng, Megawati Soekarno Putri dan tokoh-tokoh lainnya.
Bahkan beberapa di antara mereka, rekam jejaknya sudah cukup melekat di benak masyarakat
Jadi, untuk pemimpin yang akan dipilih secara pribadi, dia masih memberi kepercayaan pada sosok SBY tapi dengan syarat ada perubahan formasi(wakilnya). Tergantung dari kampanye dan perubahan kebijakan menuju ketegasannya mengambil keputusan dalam sisa pemerintahannya.
“Kesan kepada pribadi SBY sebenarnya cukup baik di masyarakat namun dia masih terlihat seperti di bawah bayang-bayang kabinet dan wakilnya sendiri. Sebaiknya Pak SBY bersikap sebagai pemimpin, dan untuk kepentingan negara segan-menyegani sesama teman boleh dinomorduakan. Ini perlu dilakukan Pak SBY, karena kharisma beliau di masyarakat masih tinggi,” katanya menegaskan.
Sementara mahasiswa lain Pramudya Prapanca, Koordinator Bidang Penelitian dan Pembangunan (LitBang), Himpunan Mahasisiwa Jurusan (HMJ) Fakultas Ekonomi (FE-Undip) menginginkan pemimpin NKRI adalah pemimpin yang mampu memberi perubahan menuju
Untuk mencapai keadaan itu, katanya, calon presiden harus memiliki kriteria yang visioner, kapabilitas dan jujur. Dan berbicara tentang sosok, dia melihat kriteria tersebut ada pada diri Prabowo Subianto. Sementara alternatif kedua jatuh pada SBY.
Mengenai langkah Megawati, kata Pramudya, kewibawaannya masih berkutat dalam internal PDI-P saja, secara pribadi dengan jiwa kepemimpinannya Ibu Mega dinilai belum mampu merengkuh masyarakat dengan pendidikan politik tinggi. “Bu Mega, hanya mengandalkan
Achmad Mauludini, Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Diponegoro (UNDIP)
“


Comments