Indonesia Upayakan Kerja Sama Finansial Dengan China


Beijing ( Berita ) :  Indonesia mengupayakan peningkatkan kerja sama finansial dan ekonomi dengan China dalam mengantisipasi krisis finansial dunia yang dipicu oleh krisis finansial di Amerika Serikat.

“Kami akan mengupayakan peningkatan kerja sama finansial dan ekonomi dengan pihak China dalam mengantisipasi krisis finansial dunia ini agar dampaknya tidak terlalu parah dialami oleh Indonesia,” kata Dubes RI untuk China Sudrajat, di Beijing, Jumat [10/10] .

Menurutnya, Presiden Yudhoyono telah berkomunikasi dengan dirinya untuk memberikan sejumlah arahan agar dampak krisis yang begitu parah itu tidak terlalu merugikan Indonesia.

Presiden Yudhoyono, katanya, juga telah memerintahkan kepada dirinya untuk mencari sejumlah upaya kerja sama dengan China, mengingat China dinilai mempunyai daya tahan finansial yang lebih dibanding dengan negara-negara di Eropa karena sistem perekonomiannya yang tidak langsung terkait dengan AS.

China saya lihat lebih memiliki ketahanan menghadapi krisis finansial. Itu karena adanya sistem keuangan yang tidak langsung terkait dengan AS,” kata Dubes Sudrajat.

Bentuk kerja sama yang jelas akan dilakukan untuk menghadapi krisis keuangan itu adalah bagaimana kerja sama finansial Indonesia-China bisa ditingkatkan, disamping meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan kedua negara yang telah lama terbina dengan baik.

Berbagai bentuk kerja sama finansial dengan China, katanya, juga telah dilakukan oleh sejumlah negara di Asia, seperti kerja sama finansial China-Jepang dan China-Korsel.

“Saya melihat sejumlah negara telah melakukan upaya melakukan kerja sama keuangan dengan China untuk mengantisipasi gelombang krisis ini. Harapan saya zona Asia bersama China bisa lebih tahan banting dibanding dengan negara di Eropa dan AS serta sekitarnya,” kata Sudrajat.

Sudrajat menilai, krisis keuangan yang melanda dunia ini efeknya sudah sangat luas dan tidak saya terjadi di AS, tapi juga di negara-negara di Eropa dan Asia Pasifik.

Dikatakan pula bahwa kejadian tersebut merupakan suatu fenomena dunia terhadap pasar bebas terutama di pasar finansial, mengingat banyak pihak yang berinteraksi dengan saham-saham di AS. ( ant )

Comments are closed.