Obama - Mccain Berdebat, Siapa Yang Terbaik
27 September 2008 | 14:25 WIB
Oxford, Mississippi ( Berita ) : Saat bersaing untuk menjadi panglima militer berikutnya AS, Senator Demokrat Barack Obama mengambil garis keras, Jumat, dengan berikrar akan menyerang kelompok garis keras yang bersembunyi di Afghanistan dan Pakistan, sementara John McCain dari Republik mengatakan AS akan menang di Irak.
Obama berusaha mencuri peluang dari McCain dengan berikrar akan melancarkan militer terhadap sasaran kaum fanatik di dalam
“Jika Amerika Serikat memiliki Al_Qaeda, (Osama) bin Laden, letnan tingkat tinggi di hadapan kami, dan Pakistan tak bersedia atau tak mampu bertindak, maka kita mesti membawa mereka ke luar,” kata Obama dalam debat pertama presiden dalam persaingan 2008 untuk mengisi Gedung Putih.
Ketegangan telah meningkat antara dua sekutu
Dan Obama (47) mengundang kecaman dari McCain (72), seorang veteran perang
Dalam acara pertama dari tiga debat presiden sebelum pemilihan umum 4 November, kedua orang tersebut mengajukan pandangan radikal yang saling bertentangan mengenai cara melindungi Amerika dari serangan teror lain seperti serangan 11 September 2001.
Obama berkeras pemerintah AS “mengalihkan perhatian kita” dengan membawa sumber militer menjauh dari
Kendati Amerika telah menghabiskan banyak uang, energi serta jiwa, pemimpin Al-Qaeda Osama bin Ladin masih berkeliaran. Ia tidak tertangkap, ia tidak tewas. Ia bangkit kembali, kata Obama.
Senator Illionis itu, yang telah menghadapi serangan dari kubu Republik karena kurang pengalaman, mengulangi strategi yang didukungnya –untuk mengeluarkan tentara AS dari Irak dan mengirim mereka ke Afghanistan untuk menangani aksi perlawanan milisi santri Taliban dan anggota Al-Qaeda di sana.
“Al-Qaeda dan Taliban menyeberangi perbatasan dan menyerang tentara kita … . Mereka merasa besar hati,” kata Obama. “Kita tak dapat memisahkan
Namun McCain berpendapat “lonjakan” sebanyak 30.000 prajurit tambahan yang ia sarankan di Irak telah “berhasil dan kita akan menang di Irak dan kita akan pulang dengan kemenangan dan kehormatan”. Ia menyerukan “strategi baru” guna menghadapi Al-Qaeda di Afghanistan.
“Kita akan memperoleh bantuan pemerintah
McCain juga mempertanyakan apakah pesaingnya dari partai Demokrat benar-benar cocok untuk tugas mengemudikan negara adidaya di dunia saat AS menghadapi perang di dua negara.
“Saya pernah terlibat, sebagaimana saya katakan sebelumnya, dalam setiap tantangan keamanan nasional utama yang kita hadapi dalam 20 tahun terakhir,” kata McCain.
“
Ia mengatakan kepada moderator, wartawan kawakan Jim Lehrer, meskipun ia percaya ancaman serangan lain 11 September lebih kecil dibandingkan pada masa lalu, “kita masih menghadapi jalan panjang sebelum kita dapat menyatakan Amerika aman”.
Obama sependapat, dan menambahkan, “Ancaman terbesar yang kita hadapi sekarang bukan lah ancaman nuklir yang melintasi langit … tapi” dari peringatan mengenai bahaya penyebaran nuklir dan serangan bom kimia. Ia mengatakan salah satu tantangan terbesar untuk memelihara Amerika tetap aman ialah meningkatkan reputasinya, yang goyah oleh perang Irak.
“Kesepakatan dan nilai Amerika Serikat mengilhami seluruh dunia. Saya kira tak ada di antara kita yang dapat mengatakan pendirian kita di dunia sekarang, cara anak-anak di seluruh dunia memandang Amerika Serikat sekarang, masih sama,” katanya. ( ant/afp )


Comments