Robinho Terpaksa Pakai Heli : Harian Berita Sore

Robinho Terpaksa Pakai Heli

4 September 2008 | 15:12 WIB


RIO DE JANEIRO ( Berita ) : Robson de Souza alias Robinho terpaksa datang ke tempat latihan tim Brazil di Teresopolis menggunakan helikopter, Rabu (Kamis WIB), menyusul kepindahannya pada akhir tenggat waktu transfer ke Manchester City. Sebenarnya saya tidak ingin datang menggunakan helikopter, karena orang akan mengatakan sudah sukses. Tetapi tidak ada jalan lain,” ujar Robinho kepada wartawan di pegunungan Brazil di Teresopolis, sekitar 100 kilometer dari Rio de Janeiro. 

Ronaldinho Gaucho dan kawan-kawan bertandang ke Chile pada babak penyisihan Piala Dunia 2010, hari Minggu mendatang, sudah memulai latihan sejak Selasa. Tetapi Robinho baru dapat ijin ikut berlatih sehari setelah itu, seusai melakukan alih status ke klub Liga Utama Inggris, Manchester City, beberapa saat sebelum penutupan masa transfer pemain. “Jika tidak (pakai heli), saya akan terlambat datang latihan,” tutur Robinho. 

Mantan pemain Real Madrid itu pada awalnya menunjukkan tanda akan pindah ke Chelsea sebelum akhirnya ke City, yang didukung perusahaan investasi di Abu Dhabi dan dikontrak selama empat tahun.

“Saya sebelumnya akan pindah ke Chelsea karena mereka satu-satunya klub yang menawar saya, tetapi akhirnya beralih ke klub besar yang ingin berjuang meraih gelar kemenangan. Manchester City adalah Chelsea empat tahun lalu,” optimisme Robinho. 

 

Tekad Chile

Robinho cs nantinya akan dibenturkan dengan tekad Chile yang ingin mengakhiri dominasi Brazil. Chile mempunyai sejarah yang memalukan karena telah kebobolan 18 gol dalam empat pertemuan terakhir, termasuk saat dihancurkan dengan skor telak 1-6 pada perempat-final Copa America tahun lalu.

“Sudah lama kami tidak mengalahkan Brazil dan kami ingin mengakhiri rangkaian kekalahan,” kenang pemain belakang Chile Pablo Contreras, seperti dilansir Reuters, Kamis (04/09).

“Minggu adalah saat yang tepat untuk mengubah semua hasil buruk,” tekad Contreras, salah satu dari enam pemain yang menjalani skorsing sepuluh kali pertandingan akibat insiden di hoetl selama berlangsungnya Copa America. Kemenangan bagi Chile akan meningkatkan tekanan terhadap pelatih Brazil Carlos Dunga, karena timnya gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Pada Juni lalu, Brazil dikalahkan Venezuela dalam pertandingan persahabatan, kemudian menyerah kepada Paraguay pada penyisihan Piala Dunia. Dunga yang juga melatih tim Olimpiade 2008 Beijing, hanya mampu meraih medali perunggu setelah dipermalukan Argentina 0-3 di semifinal.

“Kami memiliki pemain baru dan mereka semua mempunyai motitivasi tinggi. Meski mereka (Brazil) dalam kondisi menurun, tapi mereka tetap berbahaya dan selalu memiliki motivasi tinggi untuk menang. Itulah sebabnya mengapa mereka tampil sebagai juara Piala Dunia,” tegas Arturo Vidal, gelandang Chile.

Chile kini berada di peringkat keempat dari sepuluh tim Grup Amerika Selatan setelah mengumpulkan sepuluh nilai dari enam pertandingan. Untuk sementara mereka berada satu tingkat di atas Brazil dengan keunggulan satu angka. (jons/ant/rtr/afp)

 

Comments

Comments are closed.