Aceh Selatan Menunggu Kedatangan Investor
29 Agustus 2008 | 17:58 WIB
TAPAKTUAN ( Berita) : Puluhan ribu hektar lahan persawahan dan pergununungan di Aceh Selatan mulai dari Kecamatan Trumon Timur hingga Labuhan Haji Barat menunggu kedatangan Investor yang mau menanamkan modalnya ke Kabupaten penghasil pala itu.Berdasarkan pantauan berita yang lansung melakukan turun lapangan beberapa pekan lalu mulai dari Trumon Timur hingga Labuhan Haji Barat, terlihat masih banyaknya lahan persawahan dan pergunungan menunggu investor dalam hal untuk menanamkan modalnya dibidang perkebunan sawet dan coklat,sehingga lahan yang kosong tanpa adanya tumbuh-tumbuhan yang bisa dimamfaatkan oleh masyarakat itu kosong tanpak tak ada yang menghiraukan.Padahal fenomena perekonomian masyarakat Aceh Selatan, sekarang ini dalam keadaan menjerit, justru itu sangat mengharapkan kepada investor dapat menanamkan modalnya untuk Aceh Selatan dalam bidang apapun. Aceh Selatan mempunyai keadaan sumber daya alam yang sebegitu menabjubkan,dan juga sangat menjanjikan keberhasilan investor, apa lagi berbagai sumber daya alam mulai muncuat dipermukaan bumi ini, seperti sumber batu emas,sumber batu bara, sumber batu logam, dan banyak lainya sunber-sumber alam tersebut menunggu dari pada kedatangan investor.Melihat kondisi perekonomian masyarakat Aceh Selatan sekarang ini selalu dalam jeritan tangis, yang tak dapat di leraikan dengan bantuan apapun, selain menciptakan lahan perkebunan dan lahan lapangan kerja yang tetap, selain dari pada PNS, masyarakat yang punya profesi tani, juga tetap melakukan rutinitasnya dalam hal pertanian dan perkebunan.Seperti terlihat di daerah Labuhan Haji Barat persisnya di daerah pante gelima dan ladang panah itu terdapat lahan tidur yang menunggu kedatangan investor yang dapat menanamkan modalnya dalam bidang perekebunan sawet dan coklat.Menurut Zulfikar salah seorang mantri tani yang membidangi koordinasi pertanian dalam kecamatan kepada Berita, mengakui ,1091 ribu hektar lahan tersebut tanpa di aliri aliran irigasi, dampak lahan yang terganggu mencapai 465 hektar ,bisa berpengaruh kepada daerah lain, karena tidak berhasilnya cita-cita para petani, tanpa adanya aturan yang jelas. Labuhan Haji Barat 5 tahun kedepan sebagai salah satu lahan perkebunan masyarakat,sebab yang diharapkan, salah satu untuk meningkatkan perekonomian yang dapat menjanjikan kehidupan. Beberapa masyarakat Aceh Selatan Zulmas dan Idrus serta Zukri juga mengatakan, untuk membangkitkan kembali keterpurukan perekonomian masyarakat Aceh Selatan sangat mengharapkankedatangan Investor untuk dapat memanfaatkan lahan yang kosong, seperti lahan tidur di Alue Rumbia itu merupakan lahan yang sangat cocok untuk masyarakat yang mau bekerja dalam bidang pertanian dan perekebunan.
Bupati Husin Yusuf juga pernah menyebutkan kepada Berita yang bahwa, lahan di Alue Rumbia sebagai salah satu daerah Brastagi yang ada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Selain dari pada lahan persawahan dan pergunungan di Labuhan Haji Barat, Labuhan Haji Raya, Labuhan Haji Timur, Meukek Sawang, Pasie Raja, Kluet Utara,Kluet Tengah, Kluet Selatan, Kluet Timur, Bakongan, Bakongan Timur,Trumon dan Trumon Timur dapat dimamfaatkan. disinilah ribuan hektar lahan kosong yang tak ada tumbuh-tumbuhan apa pun yang bisa dimamfaatkan oleh masyarakat .
Selain untuk di jadikan lahan perkebunan juga sangat cocok untuk lahan pertanian tanaman muda, yang dapat membangkitkan keterpurukan perekonomian masyarakat Aceh Selatan, terutama yang mau bekerja, sebagai pak tani, dan lahan yang kosong dapat bekerja sebagai lahan pekerjaan yang rutinitas terhadap dasarnya para petani.masyarakat Aceh Selatan sangat berharap atas kedatangan para investor yang mau menanamkan modalnya dibidang sumber apa pun. Kedatangan para investor sebagai acuan untuk dapat terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat Aceh Selatan yang menganggur.Justru itu sampai saat sekarang ini sangat mengharapkan kedatangan investor dalam hal mengangkat keterpurukan perekomian masyarakat Aceh Selatan, apa lagi berbagai sumber daya alam dari Aceh Selatan sudah pernah di promosikan di Pameran Raya se Indonesia, Aceh Selatan mendapat nomor di peringkat II atau juara II. Selain harapan Bupati Husin Yusuf yang didampingi Asisten II Setdakab H Tanius SE, khususnya masyarakat Aceh Selatan pada umumnya, juga sangat mengharapkan kedatangan para investor yang telah membicarakan dengan pejabat daerah tersebut, kami sangat menunggu kedatangan para investor tersebut, datang lah segera pintu gerbang Aceh Selatan kami buka lebar selama dua puluh empat jam, sebut Bupati Husin Yusuf, silahkan datang,agar proses lebih cepat dan aman semoga investor yang datang dapat membawa kesegaran dan kebugaran bagi kami,imbuhnya nya lagi.(YUN).


Comments