Pencarian Besar-Besaran Warga Ceko Di HLSW : Harian Berita Sore

Pencarian Besar-Besaran Warga Ceko Di HLSW

22 Agustus 2008 | 16:01 WIB


Samarinda ( Berita ) :  Pihak Pengelola Badan Hutan Lindung Sungai Wain berkoordinasi dengan tim SAR dan pihak kepolisian Balikpapan akan melakukan pencarian besar-besaran wisatawan mancanegara (Wisman) asal Ceko (Cekoslowakia) Jindra Bromova (47) yang diketahui hilang sejak Selasa (19/8).

Direktur Badan Pengelola HLSW, Purwanto di Balikpapan, Jumat [22/08] menyatakan bahwa pagi ini akan dilakukan pencarian besar-besaran, termasuk melibatkan warga sekitarnya.

Ia memaparkan bahwa dalam upaya pencarian besar-besaran itu akan melibatkan dua anjing pelajak serta sekitar 68 anggota Brimob Polda Kaltim, 10 anggota Tim SAR, 10 anggota PMI, 10 anggota polisi dan 10 anggota tim rescue Sungai Wain.

Penyisiran Wisman wanita yang berada di kawasan itu sejak 15 Agustus itu akan diupayakan baik melalui darat maupun laut (pesisir) untuk mengitari kawasan hutan lindung yang luasnya 9.800 Ha.

Sebelumnya, Bromova bersama anaknya Michael Brown (20), seorang peneliti dan lima orang yang semuanya berasal dari Republik Ceko datang ke HLSW dengan tujuan yang berbeda-beda. Bromova memiliki visa turis dan sengaja datang untuk berwisata untuk melihat kehidupan liar di hutan tropis basah dataran rendah, yang sebagian kawasannya adalah hutan mangrove.

WN Ceko diketahui hilang ketika rombongan yang terdiri dari Michael dan beberapa orang peneliti sadar bahwa Jindra Bromova tidak ada di antara mereka pada 19 Agustus 2008. Saat pencarian dilakukan, Michael, anak kandung Jindra menerima pesan pendek dari Jindra pada siang harinya.

“Pada 19 Agustus, ia berjalan-jalan sendiri di kawasan tersebut dan menjelang senja belum ditemukan, kontak terakhir Jindra dengan Michael pada Selasa sekitar pukul 12:00 Wita,” ujar Purwanto.

Isinya menyebutkan bahwa Jindra sudah tak bisa menemukan jalan pulang. Jadi, dia menunggu kedatangan anaknya di pagar, dekat pos empat di sebelah utara. Namun, waktu akan dijemput ke sana, ternyata ia tidak ada.

Obyek wisata HLSW merupakan area tangkapan air beberapa sungai di kawasan itu, kondisi hutannya masih baik sehingga masih banyak terdapat berbagai satwa liar, antara lain berbagai jenis primata, termasuk orangutan (Pongo pygmaues), macan dahan, babi hutan, rusa dan buaya muara (Crocodilus porosus), yang termasuk jenis buaya paling ganas. ( ant )

Comments

Comments are closed.