RI - Rusia Sepakat Tingkatkan Kerjasama Teknik Militer
21 Agustus 2008 | 15:40 WIB
Demikian pernyataan bersama Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin dan perwakilan pemerintah Rusia Vyacheslav K. Dzirklan saat pembukaan Sidang Komisi IV Bidang Kerja Sama Teknik Militer RI-Rusia di Jakarta, Rabu [20/08] . “
Pada 2006 kedua delegasi telah melakukan pertemuan kedua dan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman tentang bantuan dalam rangka pelaksanaan program kerja sama teknik militer.
Dalam nota kesepahaman tersebut disusun rancangan tentang kebutuhan alutsista dan pendukungnya yang diperoleh dari Rusia dengan fasilitas kredit negara (state credit).
Sjafrie mengakui, masih ada hal-hal teknis yang memerlukan kesepakatan bersama dalam kaitan pengadaan peralatan militer dari Rusia. Bagaimana pun, fasilitas ’state credit’ dari Rusia diyakini akan memberikan manfaat dalam rangka mendukung kebutuhan peralatan militer
Sjafrie menegaskan, yang perlu dijadikan pedoman bagi kedua delegasi adalah pihak Dephan Indonesia tetap mengutamakan fasilitas ’state credit’ dari Rusia sebagai basis dalam pengadaan peralatan militer.
Secara umum, RI berharap kedua delegasi dapat secara bersama-sama berdiskusi hingga tercapai pemahaman yang sama dalam peningkatan kerja sama kedua negara di bidang teknik militer. “Sehingga, kerjasama yang dibangun akan memberikan manfaat yang besar dalam hubungan persahabatan antara
Sementara itu, Ketua Delegasi Rusia Vyacheslav K. Dzirklan mengatakan, pemerintah Rusia sangat berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah
Menurutnya, pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan secara rutin memungkinkan hubungan antara kedua negara di dalam segala bidang termasuk konteks politik dan militer menjadi lebih baik.
Vyacheslav K. Dzirklan berharap, kedua pihak dapat menemukan pengertian dan kesepahaman yang sama sehingga kerjasama yang baik antara pemerintah


Comments