Dengan Berjamaah Umat Islam Dunia Bisa Rebut kembali Masjid Al Aqsa
21 Agustus 2008 | 15:52 WIB
Mereka juga mengimbau umat Islam di dunia untuk bersatu karena sejarah membuktikan bahwa hanya dengan berjamaah umat Islam dapat mengembalikan Masjid Al Aqsa ke pangkuan Islam.
“Hanya dengan berjamaah umat Islam dapat merebut kembali Masjid Al Aqsa dari musuh-musuhnya sebagaimana telah terbukti pada masa Umar bin Khatab dan Sultan Salahuddin Al Ayyubi,” kata Direktur Pesantren al-Fatah al-Islamy Yakhsallah Manshur.
Terkait dengan hal itu Presiden Sekretariat Himpunan Ulama’ Asia Tenggara Abd. hani Samsudin menjelaskan, langkah awal yang bisa dilakukan untuk menggalang kekuatan umat Islam adalah dengan melakukan kampanye untuk menyadarkan umat akan pentingnya Baitul Maqdis dan Palestina dalam sejarah Islam. “Baitul Maqdis dan Palestina bermakna dan punya kaitan panjang dengan sejarah Islam. Baitul Maqdis merupakan tempat Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimana Nabi Muhammad SAW menjadi tetamu Allah,” katanya.
Selaras dengan itu, ia melanjutkan, harus diupayakan agar Al Aqsa bisa menjadi masalah yang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat antarbangsa sehingga bisa menjadi instrumen untuk menekan
Kalaupun tidak bisa secara langsung ikut serta dalam usaha pembebaskan Al Aqsa dari
Sejak Israel menaklukkan dan selanjutnya menjajah Jerusalem Timur tahun 1967 hingga saat ini, Masjid Al Aqsa dan Baitul Maqdis berada di bawah kekuasaan Yahudi-Israel.
Akibatnya masyarakat muslim Palestina dan antarbangsa di dunia tidak bisa lagi secara bebas mengunjungi masjid tersebut. Selama berada di bawah kekuasaan
Tahun 1967 hingga penghujung 1968, kata


Comments