Hutan Leuser Masih Terawat Baik : Harian Berita Sore

Hutan Leuser Masih Terawat Baik

7 Agustus 2008 | 16:21 WIB


Banda Aceh ( Berita ) :  Pakar konservasi hutan Universitas Syiah Kuala Yuswar Yunus menyatakan kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang terbentang dalam wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara (Sumut) masih terawat dengan baik.

“Kondisi hutan di kawasan TNG Leuser yang luasnya mencapai 2,6 juta hektare itu masih cukup baik sebagai habitan harimau Sumatera,” katanya di Banda Aceh, Kamis [07/08] , menanggapi isu seringnya konflik antara satwa dan manusia sebagai dampak dari masih maraknya illegal logging.

Hutan TNGL yang mengikuti gugusan Gunung Bukit Barisan itu berada dalam wilayah Sumut dan Aceh merupakan dunianya hewan-hewan langka yang fenomenal sebagai hutan primer alami setelah mendapat dukungan dana perawatan dari Uni Eropah melalui Bank Dunia dalam bentuk Proyek Lingkungan dan Hutan Aceh.

“Melihat kondisi tersebut tidak ada alasan orang menyebutkan kondisi kawasan hutan TNGL kini semakin memprihatinkan akibat digerogiti illegal logging,” katanya.

Proyek pelestarian hutan TNGL kini ditangani sebauh lembaga khusus bernama Leuser International Fundation (LIF), sedangkan untuk hutan Ulu Masen yang luasnya 743.000 Ha juga berada di Aceh dipercayakan pengelolaannya kepada Flora Fauna International (FFI) dengan memanfaatkan sumber dana yang sama (Eropa). “LIF dan FFI tidak hanya merawat hutan yang menjadi paru-paru dunia itu tetapi juga membantu melindungi hewan-hewan langka, seperti harimau Sumatera, Badak Sumatera, Orangutan, Beruang, Gajah, Rusa, buaya serta hewan langka lainnya,” kata Yuswar yang juga sebagai Ketua Yayasan Leuser Internasional (YLI).

 Hutan Leuser yang masih “perawan” dan sangat alami dilukiskan sebagai syurga bagi berbagai jenis hewan langka dilindungi karena masyarakat yang bermukim sekitar kawasan tersebut tetap menjaganya dengan baik sebagai salah satu sumber kehidupan mereka. ( ant )

 

Comments

Comments are closed.