Telkom Sudah Kucurkan Rp600 Miliar Dana Kemitraan
19 Juli 2008 | 12:58 WIB
Medan ( Berita ) : Telkom sejak 2001 hingga Juni 2008 sudah menyalurkan sekitar Rp600 miliar dana kemitraan dengan jumlah usaha kecil dan menengah (UKM) binaan perusahaan BUMN itu sebanyak 35 ribuan.
“Manajemen bukan saja ingin meningkatkan jumlah dana kemitraan dengan berupaya meningkatkan laba, tapi juga kualitas pembinaan sehingga bantuan tidak sia-sia dan dapat membantu pemerintah mengatasi kemiskinan dan menggerakkan sektor riil,” kata Direktur HC & GA PT Telkom, Faisal Syam, di Medan, Jumat [18/07].
Dia berbicara usai menyaksikan peresmian Kampung Digital Sampali, di Deli Serdang, yang merupakan kampung digital keenam di Sumatera.
Didampingi SGM Community Development Center Telkom Erwin Djuami, Faisal menyebutkan, selain dana kemitraan, Telkom juga menyalurkan dana bina lingkungan hidup yang jumlahnya cukup besar atau sekitar Rp60 miliar per tahun.
“Tapi tak kalah penting adalah langkah nyata bagaimana Telkom berupaya meningkatkan infrastruktur teknologi, komunikasi dan informasi serta membantu menyiapkan SDM-nya,” katanya.
Dia memberi contoh lewat upaya memfasiltasi pembentukan kampung digital, program pemahaman internet bagi pelajar, guru dan berbagai kalangan dan banyak program lainnya.
“Tapi tanpa ada motor penggerak, yakni orang yang mau bekerja keras dan bekerjasama dengan Telkom menjalankan program ICT (iinformation, communication dan Technologi), maka kebijakan Telkom itu juga tidak bisa berjalan lancar seperti yang diinginkan, karena itu perlu pemuda/pemudi yang memiliki semangat tinggi untuk berperan bagi pembangunan bangsa dan negara,” katanya.
Dia memuji langkah Telkom Divre I yang antusias menjadikan Sumatera sebagai pulau digital. “Kalau Sumatera sudah menjadi pulau digital, maka Indoensia akan menjadi negara digital dan itu akan membuat Indonesia menjadi bangsa dan negara yang kuat,” katanya.
Faisal berharap enam Kampung Digital di Sumatera itu sukses sehingga menjadi contoh bagi daerah lain untuk membentuk kampung atau konumintas digital lainnya.
Executive General Manager Telkom Divre I, Muhammad Awaluddin, mengatakan, pembentukan kampung-kampung digital di Sumatera dimaksudkan untuk menjadi jendela Sumatera ke luar, bukan saja untuk di dalam tapi juga ke luar negeri.
“Banyak keuntungan dengan dibukanya komunitas digital seperti kampung digital, antara lain bisa menjadi promosi produk yang dihasilkan warga seperti yang akan dilakukan pengelola Kampung Digital Sampali dengan produk pupuk komposnya dari kotoran sapi,” katanya. ( ant )


Comments