Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim Bahas Konflik Islam : Harian Berita Sore

Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim Bahas Konflik Islam

19 Juli 2008 | 13:06 WIB

Jakarta ( Berita ) :  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar konferensi para ulama dan cendekiawan muslim dunia (International Conference of Islamic Scholars/ICIS) III yang akan membahas konflik di dunia Islam, baik di internal umat Islam maupun yang berhubungan dengan dunia barat.

Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi, di Jakarta, Jumat [18/07], mengatakan dalam konferensi III ini, PBNU mencoba memotret kasus-kasus di nagara-negara yang masih mengalami konflik seperti Iran, Irak, Palestina, Libanon, Darfur, termasuk Indonesia.

“Setiap kasus akan kita pelajari dengan menghadirkan pembicara dari negara-negara yang bersangkutan. Dengan demikian akan diketahui akar permasalahan dan gambaran yang sebenarnya,” katanya.

Konferensi ini akan dihadiri perwakilan dari 48 negara terdiri atas ulama, cendekiawan, pengamat, praktisi resolusi konflik multi- etnis, dan non-partisan. Tokoh Islam seperti Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi juga akan hadir.

Selain untuk mengidentifikasi model resolusi konflik di negara-negara muslim, konferensi ini juga bertujuan untuk merumuskan peta masa depan perdamaian.

Selain itu, menawarkan model strategi pencegahan konflik berdasarkan pengalaman negara-negara muslim dan merumuskan langkah strategis untuk mencapai perdamaian melalui kontribusi ulama dan cendekiawan muslim.

“Kami mengharapkan melalui konferensi ini ada persamaan persepsi di antara ulama dan cendekiawan muslim tentang kasus yang dihadapi umat Islam dan bagaimana mengatasi ketegangan tersebut,” katanya.

ICIS III digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2009. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan membuka konferensi ini dan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.  ( ant )

 

Comments

Comments are closed.