Polda Berencana Koordinasi Pimpinan Parlok Di Aceh
8 Juli 2008 | 16:11 WIB
Banda Aceh ( Berita ) : Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berencana melakukan koordinasi dengan pimpinan partai politik lokal (parlok) dan nasional (parnas) untuk membicarakan berbagai isu menjelang pelaksanaan Pemilu legislatif 2009.
“Saya akan membahas ini dengan pimpinan partai politik untuk membicarakan berbagai isu menjelang Pemilu sebagai upaya menciptakan suasana kondusif di Aceh,” kata Kapolda Irjen Polisi Rismawan usai sertijab sejumlah pejabat Mapolda NAD di Banda Aceh, Selasa [08/07].
Hal itu disampaikannya ketika menjawab pertanyaan mengenai upaya menciptakan suasana kondusif pada Pemilu 2009 di provinsi ujung paling barat Indonesia yang dalam pesta demokrasi yakyat nanti melibatkan parlok setempat.
Selain itu, kata Kapolda, pihaknya juga akan mengadakan musyawarah dengan Komisi Independen Pemilu (KIP) terkait rencana pertemuan koordinasi dengan pimpinan dan pengurus parlok dan parnas di Aceh. “Kita akan bicarakan dengan KIP apakah pertemuan koordinasi pemilih itu penting dalam upaya menciptakan suasana damai di Aceh dan bagaimana solusinya bila terjadi pelanggaran partai politik atau memang tindakan kriminal yang proses hukumnya dilakukan Polri,” ujar dia.
Dia juga berharap ada keberanian masyarakat untuk melaporkan jika ada pihak-pihak tertentu yang melakukan pelanggaran, sehingga penyelenggaraan pesta demokrasi yang berlangsung
KIP Provinsi NAD telah mengumumkan enam dari 10 partai lokal lulus verifikasi faktual yaitu Partai Aceh, Partai Aceh Aman Sejahtera (PAAS), Partai Bersatu Atjeh (PBA), Partai Daulat Atjeh (PDA), Partai Rakyat Aceh (PRA) dan Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA). ( ant )


Comments