Unesco Dukung WOC Di Manado : Harian Berita Sore

Unesco Dukung WOC Di Manado

4 Juli 2008 | 16:07 WIB

Manado ( Berita ) :  United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) turut mendukung pelaksanaan iven internasional World Ocean Conference (WOC) di Kota Manado, 11-15 Mei 2009, sebagai upaya penyelamatan dunia dari global warming.

Sejumlah negara dibawah UNESCO menyatakan kesiapan menghadiri WOC di Manado, sebagai bentuk tanggungjawab penyelamatan dunia dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan dan laut, kata Gubernur Sulut, SH Sarundajang, kepada wartawan, Jumat [04/07], di Manado.

Menurut Gubernur, dukungan tersebut terungkap dalam Forum Intergovernmental Oceanographic Commission, Forty-first Session of the Executive Council, UNESCO, Paris, Perancis, 24 Juni - 1 Juli 2008.

50 negara peserta forum UNESCO itu menilai penyelamatan lingkungan dan laut sudah menjadi harga mati bagi semua negara di dunia, sehingga itikad baik pemerintah Indonesia menyelenggarakan iven tersebut harus didukung.

Dalama forum tersebut, kata Sarundajang, pemerintah Indonesia yang diwakilinya bersama Duta Besar Tetap untuk UNESCO, Prof  Dr Aman Wirakartakusumah, sempat didaulat membawakan presentasi pada forum itu.

Presiden telah menitip pesan dan himbauan kepada masyarakat internasional, melalui perwakilan di UNESCO, untuk memberikan perhatian lebih serius bagaimana dampak perubahan iklim terhadap laut, dan peran laut terhadap perubahan iklim global.

Keterkaitan antara laut dan perubahan iklim belum banyak mendapat perhatian dari pemerintah, peneliti, dan lembaga swadaya masyarakat, dan institusi internasional, sehingga WOC dijadikan forum resmi menyelamatkan dunia.

Kesempatan itu juga, Gubernur bersama Duta Besar Indonesia untuk UNESCO melakukan pertemuan khusus dengan Deputy Director of World Heritage Center UNESCO, Mr Kishore Rao, menjelaskan kegiatan-kegiatan telah dilakukan untuk menyiapkan Taman Nasional Bunaken menjadi salah satu lokasi Indonesia Marine Mega Bio-Diversity, yang sudah disampaikan secara resmi oleh pemerintah Indonesia kepada UNESCO. ( ant )

Comments

Comments are closed.