PLN Perlu Segera Benahi Tata Kelola Kelistrikan : Harian Berita Sore

PLN Perlu Segera Benahi Tata Kelola Kelistrikan

4 Juli 2008 | 16:04 WIB

Yogyakarta ( Berita ) :  Akibat sering terjadi penurunan suplai energi listrik, PLN perlu segera memperbaiki tata kelola kelistrikan termasuk antisipasi berbagai hambatan dalam pengelolaan sumber energi primer.

“PLN sering mengalami kekurangan pasokan bahan pembangkit energi listrik akibat terhambatnya pasokan batu bara atau gas,” kata Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Dr Tumiran, Jumat [04/07].

Gangguan seperti ini seharusnya tidak lagi terjadi, karena akan mengakibatkan pasokan listrik dari pembangkit energi primer terhenti.  “Pasokan untuk kebutuhan pembangkit energi ke depan tidak boleh lagi terganggu dan harus dilakukan antisipasi sebelumnya,” kata dia.

Kalau pasokan batu bara sering terlambat karena gelombang laut tinggi sehingga kapal tidak bisa  beroperasi, maka ini sebenarnya dapat diantisipasi dengan menggunakan prediksi cuaca sehingga jauh sebelum terjadi gelombang tinggi suplai batu bara dapat dilakukan.

Begitu juga kebutuhan gas yang seharusnya dapat  diantisipasi dengan langkah mencermati fenomena alam yang akan muncul di kemudian hari. Ia mengingatkan kalau pasokan listrik sampai terganggu dan terjadi pemadaman maka yang dirugikan adalah masyarakat sebagai konsumen dan sektor industri.

 Menyinggung pasokan energi listrik kepada masyarakat, ia mengatakan memang cukup sulit memenuhinya karena perkembangan penduduk yang pesat menyebabkan kebutuhan listrik mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Sumber energi primer ini akan kewalahan untuk terus mengikuti perkembangan permintaan seiring dengan pertumbuhan penduduk,” katanya.

Karena itu, kata dia, tata kelola distribusi listrik dan efisiensi penggunakaaan sumber energi listrik harus dimaksimalkan. Selain itu, mungkin  sudah saatnya Indonesia berpikir menggunakan energi alternatif pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) karena  dijamin tidak akan terkendala pasokan batu bara atau gas. “Dengan membangun satu PLTN, maka pasokan anergi listrik akan bertambah 3.000 megawatt (MW). Jika Indonesia berani membangun dua PLTN, maka akan tersedia tambahan energi listrik sebesar 6 MW, dan ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan energi listrik,” katanya.

Negara Jepang, Korea dan Perancis saat ini telah menggunakan sumber energi listrik dari tenaga nuklir sehingga tidak pernah mengalami krisis energi listrik. “Sebaiknya memang sudah dipikirkan soal PLTN itu, tidak perlu berdebat panjang mengenai bahaya radiasi nukllir karena PLTN menggunakan teknologi tinggi dan 

Comments

Comments are closed.