Israel Dan Suriah Sepakat Lanjutkan Pembicaraan Yang Dimediasi Turki : Harian Berita Sore

Israel Dan Suriah Sepakat Lanjutkan Pembicaraan Yang Dimediasi Turki

4 Juli 2008 | 16:00 WIB

Ankara ( Berita )  :  Israel dan Suriah sepakat untuk memperpanjang dan melanjutkan pembicaraan secara tak langsung yang dimediasi oleh Turki, demikian Departemen Penerangan  Turki di Ankara mengatakan Kamis.

“Pihak-pihak yang terlibat telah mengindikasikan bahwa mereka menginginkan untuik melanjutkan negosiasi berdasarkan dengan ketentuan yang telah ditetapkan ,” demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak Turki sebagai juru penengah yang menyampaikan adanya suasana yang konstruktif dan mengarah ke kemajuan dari pertemuan Istanbul.

 Pertemuan Israel dan Suriah yang dimulai Selasa lalu merupakan pertemuan yang ketiga kalinya yang difasilitasi dan ditengahi oleh pihak pemerintah Turki di kota Istanbul, yang dikatakan oleh Menteri Luar Negri Ali Babacan Rabu lalu telah memasuki tahapan “yang menentukan ” didalam upaya penyelesaian secara dilpomasi.

Ali Babacan menyampaikan harapannya agar pihak-pihak dari dua negaraTimur Tengah tersebut kemudian hari dapat duduk bersama satu meja untuk melakukan negosiasi secara langsung.

Dibukanya kembali pembicaraan antara Suriah dengan Israel diumumkan pada Maret lalu setelah mengalami kemandegan selama delapan tahun. Suriah ketika itu mengatakan pihaknya telah meneerima komit,em pihak Israel berupa kesediaan untuk menarik mundur dari wilayah Dataran Tinggi Goklan yang diambil sejak empat dekade lalu dan diduduki hingga kini, dan tidak mendapatkan  persetujuan dunia Internasional. Para petinggi Israel hingga kini masih menutup mulut rapat-rapat mengenai isu yang kontroversial itu .

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert  mengatakan Israel bersedia melakukan konsesi yang dilihat oleh sebagai besar pihak hal itu mengacu kepada Dataran Tinggi Golan, yang dicaplok pada tahun 1967dalam Perang Timur Tengah dan kemudian menganeksasinya pada tahun 1981 yang tidak pernah memperoleh pengakuan masyarakat Internasional.

Namun sementara itu sebagian besar anggota parlemen Israel telah mendesak disahkannya sebuah undang-undang untuk mempersulit kembalinya Dataran Tinggi Golan ke pangkuan Suriah dan rancangan undang-undang tersebut sudah lulus dalam pembacaan pertamanya.

Israel dan Suriah secara resmi berperang  sejak 1948, walaupun beberapa kali telah terjadi kesepakatan gencatan senjata ditanda-tangai kedua belah pihak perwakilan masing-masing negara. ( ant /afp )

Comments

Comments are closed.