Calon Siswa ’Serbu’ Sekolah Negeri
1 Juli 2008 | 16:30 WIB
MEDAN (Berita): Memasuki hari kedua Penerimaan Siswa Baru (PSB), Selasa [01/07], beberapa sekolah negeri di Kota Medan mulai ’diserbu’ calon siswa dan orangtua.
Sejak pagi hingga menjelang siang, puluhan siswa berdesakan melihat papan pengumuman, mereka kemudian mencatat syarat-syarat yang ditetapkan sekolah. Namun, sebagian dari mereka terlihat masih ragu untuk mendaftar, mereka lebih memilih mencari informasi nilai yang ditetapkan sekolah.
Seperti di SMP Negeri 35, Jalan Willem Iskander Psr V Medan Estate, suasana pendaftaran terlihat ramai, orangtua siswa dan siswa mencatat syarat-syarat yang tertera. Menurut Kepsek Drs Khairul Ahmadi, SMP Negeri 35 Medan mulai membuka pendaftaran hingga 4 Juli. Sedangkan pengumuman hasil seleksi tahap I berdasarkan rangking SKHUN (Surat Keterangan hasil Ujian Nasional) pada Sabtu, 5 Juli 2008, sekira pukul 15.00 Wib. Seleksi Tahap II/tes tertulis bagi calon siswa baru tidak lulus pada seleksi tahap I dilaksanakan pada Selasa, 8 Juli mulai pukul 08.00 - 09.00.
Pengumuman hasil seleksi tahap II/tes tertulis dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli, pukul 15.00 Wib.’Pendaftaran ulang calon siswa baru yang telah diterima, baik melalui seleksi tahap 1 maupun tahap II, dilaksanakan pada 11-12 Juli,’ kata Khairul. Khairul juga mengatakan, SMPN 35 menetapkan daya tampung sebanyak 234 orang.
Suasana ramai juga terlihat di SMK Negeri 1 Jalan Sindoro Medan. Tampak siswa ditemani orangtua berdesakan melihat papan pengumuman, mereka kemudian mencatat syarat-syarat yang ditetapkan sekolah.
Wakasek Kurikum SMK Negeri 1 Drs Sarif Jinto Simamora didampingi koordinator PSB, Drs Cipta Tarigan menuturkan, SMK Negeri 1 termasuk salah satu sekolah favorit di Kota Medan. Untuk tahun ini, SMK Negeri 1 akan menampung 280 siswa yang akan ditempatkan dalam tujuh kelas. Ada empat program keahlian (jurusan) di sekolah itu, yakni Program Keahlian Akuntansi, Administrasi perkantoran, Penjualan, dan Usaha Jasa Pariwisata.
Sementara itu, di SMA Negeri 3 Jalan Budi Kemasyarakatan Medan juga diserbu orang tua dan siswa yang ingin mendaftar di sekolah itu. Menurut Kepsek Drs Sahlan Daulay, M.Pd, bagi calon siswa baru yang diterima dan telah mendaftar ulang wajib mengikuti tes kemampuan awal pada 14 Juli.
Di SMK Negeri 5, Jalan Timor Medan, menurut Kepsek Drs Maraguna Nasution, daya tampung PSB tahun 2008-2009 mencapai 360 siswa, terdiri dari Teknik Bangunan 3 kelas (108 siswa), Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik 3 kelas, (108 siswa), Teknik Mesin, 1 kelas (36 siswa) dan Teknik Mekanik Outomotif 3 kelas (108 siswa).
Di SMA Negeri 7 Medan, menurut Kepsek Drs Muhammad Abduh Siregar, daya tampung 266 siswa, dengan perincian siswa yang diterima tahap I sebanyak 186 siswa, sedangkan seleksi berdasarkan tes tertulis 80 siswa.
Di SMA Negeri 7, pihak sekolah memberikan pelayanan prima dengan membuka registari PSB di Aula yang mampu menampung ratusan siswa. Di SMP Negeri 7 Medan, daya tambung 239 siswa, seleksi berdasarkan tes tertulis sebanyak 72 siswa. Pengumuman hasil seleksi Tahapan I, 5 Juli 2008, pengumuman seleksi tahap II, 10 Juli 2008 sekira pukul 15.00 WIB. Sementara pelaksanaan pendataran PSB mulai Senin-Jumat (30 Juni hingga 4 Juli 2008), mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB.
Syarat pendaftaran bagi SMA sederajat di antaranya, menyerahkan SKHUN Asli SMP/MTs, SMPLB/Paket B, menyerahkan fotocopy SKHUN SMP/MTS/SMPLB atau Paket B yang sudah dilegalisir sebanyak 2 lembar, pasfoto terbaru 3 lembar, dan usia tidak lebih dari 21 tahun.
Selain seleksi berdasarkan SKHUN, dan tes tertulis, proses tanpa seleksi juga diperlakukan khusus bagi siswa berprestasi dari Kota Medan yang memiliki prestasi di bidang sains dan mendapat juara I, II dan III di tingkat Kota Medan, Provinsi, nasional dan internasional yang dibuktikan dengan piagam.
Siswa yang berasal dari Kota Medan yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan mendapat juara, I, II dan III di tingkat Nasional dan internasional yang dibutikan dengan piagam. Bagi siswa yang memiliki piagam pada nomor 1 dan dua langsung diterima di sekolah negeri. Hal ini juga berlaku di SMA, SMK dan SMP negeri lainnya.
Seleksi PSB tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Medan No.420/9146/PR/2008 tentang PSB sekolah negeri di Kota Medan seperti SMA dan SMP menetapkan seleksi berdasarkan jumlah nilai Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sebanyak 70 persen dari daya tampung, sedangkan yang tidak lulus seleksi berdasarkan rangkin SKHUN bisa mengikuti tes tertulis dengan ketetapkan 30 persen dari daya tampung.
“Tes tertulis ini untuk menampung aspirasi masyarakat khususnya orangtua siswa yang selalu mengeluhkan nilai anaknya rendah pada hasil SKHUN, padahal anaknya memilih kemampuan yang lebih dan selalu rangkin di sekolah,” ucap Kepala Dinas Drs Hasan Basri MM.
Hasan menjelaskan, bagi siswa yang tidak diterima tahap I berdasarkan seleksi nilai SKHUN, berhak mengikuti seleksi test tertulis dengan menggunakan nomor peserta tes pada sekolah dimana siswa tersebut mendaftar. ( aje )


Comments