Pelaksanaan PDT 2008 Tampilkan Seni Budaya Papua, Banten Dan Riau

MEDAN (Berita): Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin SE mengharapkan kepada panitia pelaksana Pesta Danau Toba (PDT) 2008 agar menonjolkan pagelaran budaya dan etnis yang ada di Sumut. Soalnya, untuk menarik minat wisatawan asing kembali berkunjung ke Danau Toba dapat dilakukan selain ‘menjual’ keindahan Danau Toba juga melalui pagelaran budaya dan etnis.

’Pada acara PDT nanti, yang harus disuguhi atau ditampilkan itu lebih menonjolkan budaya dan etnis. Kalau hanya menggelar musik modren seperti dangdut yang suka itu masyarakat lokal, kalau mau mempromosikan keindahan Danau Toba, maka tampilkanlah berbagai tarian khas budaya di Sumut,’ kata Syam-sul Arifin saat menerima kunjungan panitia pelaksana PDT, Jumat (27/6) di kantor Gubsu Jalan Diponegoro No 30, Medan.

Pada pertemuan itu Gubsu didampingi Sekdapropsu Dr RE Nainggolan MM, Kepala Dinas Pariwisata Propsu Imam Pandia, Kabid Humas Pimpinan Pempropsu Drs ML Tobing. Sementara panitia PDT yang hadir diantaranya Ketua Pelaksana PDT Sujono Manurung SE, Penasehat PDT Edy Ramli Sitanggang SH, Ketua Bawisda Sumut Hendrik Hutabarat.

Gubsu mengharapkan agar panitia bekerja keras demi suksesnya pelaksanaan PDT tersebut, apalagi direncanakan dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

‘Saya tidak suka bekerja life service, Saya sangat konsern dengan kegiatan mempromosikan Danau Toba ini, karena Saya bermarga Silaban dan istri Saya bermarga Simbolon. Jadi, jangan disia-siakan kegiatan ini, harus ditampilkan dengan baik,’ harap Gubsu.

Usai melakukan pertemuan dengan Gubsu, Edy Ramli Sitanggang kepada wartawan mengatakan persiapan pelaksanaan PDT tersebut sudah mencapai 70%. Dijelaskan, seluruh panitia akan bekerja maksimal. Untuk mensukseskan PDT 2008 tersebut, panitia juga melibatkan 7 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba dan tokoh masyarakat, tokoh adat dan komponen lainnya.

’Pesta rakyat ini sudah lama tidak digelar. Dengan adanya PDT 2008, kita kembali mengingatkan dunia bahwa Danau Toba yang memiliki objek wisata yang indah itu masih ada. Diharapkan, dengan pelaksanaan PDT ini, maka kunjungan wisatawan asing ke Sumut secara umum dan ke Danau Toba khususnya akan bertambah,’ jelas Sitanggang.

Sementara Ketua Pelaksana PDT Sujono Manurung mengatakan pelaksanaan PDT 2008 akan menggelar berbagai kegiatan yakni kegiatan olahraga (sudah digelar), pagelaran seni budaya yang ada di Sumut secara umum dan dari 7 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba. Selain itu, juga menampilkan seni budaya dari Papua, Banten serta Riau.

Kemudian akan digelar bakti sosial dengan melibatkan Departemen Kehutanan (Dephut), Departemen Kelautan dan Perikanan dan Departemen Kesehatan. Pada acara PDT tersebut, Dephut akan menyumbangkan bibit tanaman yang berbuah, dimana masing-masing kabupaten/kota di sekitar Danau Toba akan memperoleh bibit 10.000 batang untuk ditanami dan diharapkan hasilnya bisa meningkatkan pendapatan penduduk sekitar.

Sementara Departemen Kelautan dan Perikanan akan menabur bibit ikan ke Danau Toba, Departemen Kesehatan akan menggelar pengobatan gratis. Selain itu, juga digelar pameran budaya dengan mengangkat topik Ulos Batak dan akan ditampilkan ulos tanpa bersambung sepanjang 67 meter, ulos terpanjang tersebut diharapkan masuk dalam MURI.

‘Pembukaan dan penutupan nantinya dipusatkan di Parapat, sementara berbagai kegiatan lainnya dilaksanakan di wilayah 7 kabupaten/kota yang ada di sekitar Danau Toba. Pelaksanaan PDT ini bertujuan untuk mengingatkan kembali ke dunia bahwa Danau Toba yang terkenal dan indah tersebut masih ada, dan kita harapkan kunjungan wisata ke daerah ini akan meningkat,’ harap Manurung. (lin)

 

Comments are closed.