Angka Kematian Ibu Dan Bayi Di Maluku Masih Tinggi

Ambon ( Berita ) :  Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengakui sejauh ini angka kematian ibu hamil dan bayi tergolong tinggi dibanding standar nasional sehingga pelaksanaan program pembangunan bidang kesehatan ibu dan anak masih menjadi prioritas utama.

Pelaksana tugas Kadis Kesehatan Maluku, Benny Pattiasina, di Ambon, Selasa [03/06] mengatakan, tingkat kematian ibu di Maluku saat ini mencapai 369/100.000 kelahiran hidup melebihi angka nasionalnya sebesar 307/100.000 kelahiran hidup.

Sedangkan angka kematian bayi mencapai 49/100.000 kelahiran hidup lebih besar dari standar angka kematian bayi secara nasional sebesar 39/100.000 kelahiran hidup.

Untuk menurunkan tingkat kematian ibu dan bayi yang merupakan salah satu indikator dalam index pembangunan manusia sebagai ukuran keberhasilan pembangunan di daerah ini, Dinkes Maluku memprioritaskan sejumlah kegiatan diantaranya lomba rumah sakit sayang bayi dan kecamatan sayang ibu.

“Tujuannya untuk lebih mendorong motivasi dan kreativitas seluruh komponen masyarakat guna menunjang program kesehatan para ibu dan anak dan keberhasilan program ini tidak semata-mata tergantung pada komponen bidang kesehatan saja namun harus didukung semua komponen masyarakat,” ujarnya.

Kemudian dalam menberdayakan masyarakat juga bisa dilakukan lewat institusi sekolah yang dikenal dengan Usaha Kesehatan Sekolah (KUS) untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. ( ant )

 

Comments are closed.