Gara-Gara Iklan, Soetrisno Bachir Makin Popular
JAKARTA (Berita): Pamor Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir makin dikenal luas masyarakat. Hasil survei Lembaga Riset Indonesia (LRI) menempatkan popularitas Soetrisno Bachir meroket menjadi 54 persen.
”SB (panggilan Soetrisno Bachir) mengalami kenaikan popularitas yang luar biasa gara-gara iklan di televisi,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Riset Indonesia R. Silalahi, kepada wartawan, Selasa (3/6), di Jakarta.
Ia mengatakan, sebelum iklan bertajuk “Hidup adalah Perbuatan”, popularitas Soetrisno hanya sekitar 20 persen. Keterkenalan SB cukup fenomenal mengingat dia bukan pejabat publik seperti anggota DPR, menteri, Wapres, atau mantan presiden. ”SB boleh dikatakan tokoh informal. Lain dengan ketua umum partai lain yang umumnya anggota DPR, menteri, wakil presiden, dan mantan presiden,” ucapnya.
Survei LRI dilakukan 12-14 Mei di seluruh Indonesia dengan 2.300 responden untuk mengukur tingkat popularitas ketua umum partai. Hasilnya, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum PDIP menjadi tokoh paling populer dengan 96 persen.
Disusul Wapres yang juga Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dengan 89 persen, Ketua Umum DPP PKB hasil MLB Ancol Muhaimin Iskandar di urutan ketiga dengan 59 persen, dan Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir di urutan keempat dengan 54 persen.
“Muhaimin populer gara-gara berkonflik dengan Gus Dur. Rupanya konflik dan iklan sama-sama membuat seseorang jadi populer di mata masyarakat,” ujar Silalahi.
Menurut dia, tingkat keterkenalan ketua umum parpol cukup signifikan dengan peluang perolehan suara dalam pemilu. Oleh karena itu, setiap ketua umum parpol berusaha membangun citra positif di depan publik.
Hasil lengkap survei LRI yang mengambil sampel 2.300 orang itu menempatkan urutan sebagai berikut; Megawati (PDIP) 96 persen, Jusuf Kalla (Partai Golkar) 89 persen, Muhaimin Iskandar (PKB) 59 persen, dan Soetrisno Bachir (PAN) 54 persen. Berikutnya, M.S. Ka’ban (PBB) 33 persen, Tifatul Sembiring (PKS) 32 persen, dan Surya Dharma Ali (PPP) 32 persen. Disusul Hadi Utomo (Partai Demokrat) 30 persen, Ruyandi Hutasoit (PDS) 15 persen, dan Bursah Zarnubi (PBR) juga 15 persen.
Sekjen DPP PAN Zulkifli Hasan merespons positif hasil survei tingkat keterkenalan ketua umum parpol. Ia optimistis SB akan makin populer karena iklan “Hidup adalah Perbuatan” terus menjadi buar bibir di masyarakat. ‘”Kalau program road show terus ditingkatkan, sekitar Agustus mungkin keterkenalan SB akan jadi 70 persen,” kata dia. (iws)