RI - Luxemburg Jajaki Potensi Investasi Energi Terbarukan
29 Mei 2008 | 16:41 WIB
Jakarta ( Berita ) : Pemerintah Indonesia-Luxemburg menjajaki potensi kerjasama baru, khususnya dalam bidang politik, perdagangan dan investasi serta energi terbarukan.
Hal tersebut dikemukakan dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda dengan Menlu Luxemburg Jean Asselborn di Gedung Pancasila, Jakarta, Kamis [29/05] .
“Tadi baru kami bertemu dan membicarakan sejumlah isu dwi pihak serta isu-isu lingkungan hidup dan ketahanan energi,” katanya.
Menurut Menlu RI, dalam pertemuan selama lebih kurang 1,5 jam itu kedua delegasi juga saling bertukar pikiran mengenai perkembangan isu-isu internasional khususnya yang terkait dengan DK PBB, Timur Tengah, Iran, kerjasama ASEAN-Uni Eropa, Myanmar dan Kosovo.
Dalam bidang politik, hubungan dwi pihak antara kedua negara berlangsung dengan baik. Hal itu antara lain tercermin dari bantuan Luxemburg untuk bencana tsunami Aceh pada 2004 sebesar 1 juta dolar AS.
Dalam bidang ekonomi, kerjasama antara kedua negara masih jauh dari potensi yang sebenarnya. Pada 2007 total perdagangan kedua negara mencapai 36,6 juta dolar AS atau meningkat 59,8 persen dari total perdagangan pada 2006 yang mencapai 22,9 juta dolar AS.
Asselborn yang juga menjabat sebagai Wakil PM melakukan lawatan ke Indonesia 28-29 Mei 2008. Kunjungan kali ini merupakan bagian dari
rangkaian kunjungannya ke Asia Tenggara –Thailand dan Filipina.Asselborn sebelumnya telah beberapa kali berkunjung ke Indonesia antara lain saat mendampingi PM Luxemburg Jean Claude Juncker pada KTT Tsunami 2005.
Seusai melakukan pertemuan dengan Menlu RI, Asselborn melakukan kunjungan kehormatan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua MPR RI. ( ant )


Comments