Puluhan Ribu Ton Limbah Batubara Industri Sumut Menumpuk
29 Mei 2008 | 16:37 WIB
Medan ( Berita ) : Industri pengguna batubara di Sumut kembali mendesak pemerintah untuk membuat kebijakan menetapkan limbah batubara tidak masuk dalam katagori limbah beracun (B3) menyusul sudah menumpuknya puluhan ribu ton limbah itu di 30 industri.
“Pemerintah harus memberi solusi kepada pengusaha karena penggunaan batubara itu merupakan usulan pemerintah sendiri sekaligus sebagai dampak ketidakmampuan pemerintah memenuhi kebutuhan gas dan listrik industri,” kata Ketua Asosiasi Pemakai Batubara (Apibara), Johan Brien, dalam dialog pengusaha dengan jajaran pejabat Depperin, di Medan, Kamis [29/05] .
Pertemuan itu sebelumnya dijadualkan langsung dipimpin Menperin Fahmi Idris, tapi akhirnya kedatangan menteri itu dibatalkan tanpa alasan pasti dan digantikan Sekjen Depperin Agus Tjahajana.
Menurut dia, akkibat belum dirubahnya katagori limbah batubara itu, maka sedikitnya 30 pengusaha industri pengguna batubara di Sumut tidak berani membuang limbahnya dari pabrikan.
Dia mengakui, ada pengusaha asal Jawa yang mau membeli limbah batubara itu, tapi karena harga belinya tidak sesuai biaya pengiriman atau ongkos angkut, pengusaha batal menjual limbah tersebut. “Akibatnya puluhan ribu ton limbah batubara itu menumpuk di Sumut dan itu membuat pengusaha kesulitan,” kata Johan yang menjabat Wakil Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut itu..
Menanggapi permintaan Apibara itu, Dirjen Industri Logam, Teknik dan Aneka Depperin, Ansyori Buchari, mengatakan, Depperin akan segera membicarakan masalah limbah batubara itu kepada Kementerian Lingkungan Hidup. “Pasti ada solusi karena penggunaan batubara sebagai alternatif energi di perusahan industri itu juga sebelumnya dibicarakan Depperin dengan KLH,” katanya.
Dalam pembicaraan pada pertengahan tahun 2006 itu, KLH berjanji memfasilitasi industri pengguna batubara
Janji KLH itu tidak sekadar janji, dimana sudah terbukti pada dibantunya sebagian industri tekstil yang menggunakan batubara di Jawa Barat antara lain dengan mencarikan kerjasama dengan pabrik semen karena memang limbah batubara itu bisa dijadikan bahan baku semen, kata Ansyori. ( ant )


Comments