Pertumbuhan Investasi 2008 Diprediksi Stagnan
22 Mei 2008 | 16:01 WIB
Jakarta ( Berita ) : Menteri Perdagangan, Mari E. Pangestu, mengatakan, pertumbuhan investasi 2008 diperkirakan tetap seperti tahun sebelumnya meski pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar 28,7 persen.
“Minimal pertumbuhan investasi sama (dengan tahun lalu), tapi kita harapkan lebih tinggi,”kata Mendag di Jakarta, Kamis [22/05] .
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 28,7 persen, menurut dia, akan berdampak positif pada investasi karena meningkatkan kredibilitas pemerintah di mata investor. “Dengan ini investor akan melihat bahwa pemerintah melakukan langkah-langkah makro ekonomi yang kredibel dan akan menciptakan kestabilan makro yang akan menyumbang iklim investasi yang kondusif,”ujarnya.
Menurut dia, penghematan APBN tersebut akan menstabilkan angka inflasi dan menahan tingkat suku bunga pinjaman tidak terlalu tinggi.
Oleh karena itu, Mendag memperkirakan pertumbuhan investasi selama 2008 akan setidaknya akan bisa menyamai pencapaian tahun lalu.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi PMDN (Penanam Modal Dalam Negeri) selama 2007 tumbuh sebesar 67,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu mencapai Rp. 34,9 triliun. Sedangkan realisasi investasi asing (PMA) selama 2007 mencapai 10,35 miliar dolar AS atau tumbuh 73,2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Menurut dia, optimisme itu didasari pada upaya perbaikan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan pengurangan ekonomi biaya tinggi yang selama ini dilakukan oleh pemerintah. “Kalau NSW (National Single Window/portal layanan ekspor dan impor satu pintu) sudah berjalan akhir tahun ini, itu akan percepat arus barang. Kita juga mau masalah ‘bottleneck’ infrastruktur untuk memperlancar arus barang,”jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menaikkan BBM sebesar 28,7 persen yang berakibat pda kenaikan harga premium dari Rp4.500 menjadi Rp6.000 per liter, harga solar naik dari Rp4.300 menjadi Rp5.500 per liter, dan harga minyak tanah naik dari Rp2.000 menjadi Rp2.500 per liter. ( ant )


Comments