Perluasan Bandara SIM Aceh Besar Selesai Oktober 2008 : Harian Berita Sore

Perluasan Bandara SIM Aceh Besar Selesai Oktober 2008

22 Mei 2008 | 16:05 WIB

Banda Aceh ( Berita ) :  Proyek perluasan pembangunan Bandar Udara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) diperkirakan selesai sekitar Oktober 2008.

Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, dan Telematika Provinsi NAD Yuwaldy Awaly di Banda Aceh, Kamis [22/05], menyatakan, perluasan pembangunan bandara itu kini sudah mencapai 80 persen, sehingga pada Oktober mendatang bisa difungsikan.

Proyek perluasan tersebut terdiri dari pembangunan terminal yang menggunakan anggaran PT Angkasa Pura sebesar Rp70 miliar, perpanjangan landasan pacu dan sarana lainnya senilai Rp167 miliar dana bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) NAD-Nias.

Dia mengatakan, proyek yang didanai BRR, selain perpanjangan landasan pacu dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter, juga dilakukan perluasan apron, pengaspalan landasan pacu sepanjang 2.500×45 meter, dan peralatan komunikasi.

Yuwaldy yang didampingi Kabid Perhubungan Udara, Bustamam dan Kasatker Pelaksana Proyek Perluasan Pembangunan Bandara SIM, Yan Budiarto menyatakan, dalam proyek tersebut Pemerintah Aceh hanya membiayai pembebasan tanah.

Disebutkan, kendala yang dihadapi selama ini yakni masalah pembebasan tanah kini sudah selesai, khususnya di bagian ujung perpanjangan landasan pacu. Masalah itu membuat pemasangan lampu penuntun pesawat terbang belum bisa dilakukan. “Tapi sekarang sudah dipasang, karena sudah ada kesepakatan dengan pemilik tanah, uang ganti rugi akan dibayar setelah disahkannya APB Aceh 2008,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini pihak PT Angkasa Pura II sedang menyelesaikan pembangunan terminal sementara, untuk menggantikan terminal sekarang ini yang nantinya akan dibongkar.

Lokasi terminal yang sekarang ini nantinya akan dijadikan lokasi perluasan apron. Terminal sementara yang luasnya 2.000 meter persegi itu diharapkan selesai pertengahan Juni 2008.

Terminal sementara ini sangat penting agar operasional bandara tetap berjalan dan perluasan apron bisa segera dilaksanakan, katanya sambil menambahkan, pembangunan ini menelan biaya sekitar Rp237 miliar.

 Disebutkan, fasilitas pendukung lainnya yang juga telah selesai dan sudah dioperasikan adalah gedung Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), sedangkan menara kontrol sudah rampung dan dijadwalkan dioperasikan pada Agustus 2008. ( ant )

Comments

Comments are closed.