Pemerintah Harus Segera Lakukan Diversifikasi Energi
22 Mei 2008 | 16:04 WIB
Medan ( Berita ) : Pemerintah harus segera mencari sumber energi alternatif dengan melakukan diversifikasi energi agar tidak terus “terjebak” dalam dilematika kenaikan harga minyak dunia.
“Tanpa diversifikasi energi maka pemerintah akan terus mendapat hujatan ketika harus menaikkan harga BBM untuk menyesuaikan dengan harga internasional,” kata Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Medan Area (UMA), Heri Kusmanto di Medan, Kamis [22/05] .
Menurut Heri, Indonesia selama ini terlalu “mencukupkan diri” dengan hanya menjadikan BBM sebagai satu-satunya sumber energi dalam setiap aspek kehidupan.
Kondisi tersebut dapat terlihat dari minimnya penggunaan energi lain seperti air, angin, matahari, panas bumi dan benda-benda yang mengandung biodiesel.
Ironisnya, tambah Heri, Indonesia juga sangat minim dengan program penelitian terhadap upaya diversifikasi energi tersebut. “Padahal, sebagai negara tropis Indonesia sangat melimpah sumber daya yang dapat dimanfaatkan sebagai energi,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah dan kalangan politisi selama ini dinilai belum menganggap ketersediaan BBM dan energi sebagai salah satu hak asasi manusia yang seharusnya didapatkan dengan mudah dan murah.
Faktor tersebut disebabkan masih dibudayakannya politik kolonial sehingga menganggap BBM dan energi hanya sebagai “alat” untuk melegitimasi posisi masing-masing.
Ia mencontohkan sikap pemerintah di masa orde baru yang selalu menggemborkan ketersediaan BBM sebagai indikasi keberpihakan terhadap rakyat tetapi tidak melakukan diversifikasi energi sehingga hutang negara membengkak karena terus memberi subsidi.
Namun ketika pemerintah terpaksa menaikkan harga BBM, kebijakan itu dimanfaatkan sebagian politisi untuk menghujat pemerintah, katanya. Sebagai negara pengekspor minyak mentah, kenaikan harga minyak internasional seharusnya menjadi keuntungan bagi Indonesia.
Namun kondisi tersebut malah menjadi “bumerang” karena belum adanya diversifikasi, sehingga Indonesia hanya “tergantung” pada BBM sebagai sumber energi.
Dengan pengalaman sejarah yang cukup panjang terhadap dinamika harga minyak, Indonesia harus segera mencari sumber energi alternatif. “Tidak ada jalan lain, Indonesia harus segera mendiversifikasi energi,” tambahnya. ( ant )


Comments