Gedung Putih Abaikan Peringatan FBI
22 Mei 2008 | 15:59 WIB
Washington ( Berita ) : Gedung Putih mengabaikan peringatan dini dari Biro Investigasi Federal (FBI) bahwa para interogator AS kemungkinan melakukan pelecehan terhadap para tahanan, menurut suatu laporan terbaru dari Departemen Kehakiman AS.
Laporan, yang disiarkan di Washington, Rabu [21/05] , memperlihatkan bahwa para agen FBI mulai melaporkan pada awal 2002 mengenai metode interogasi berupa pelecehan yang digunakan pada saat penahanan para tersangka teror, mencakup penghinaan seksual, belenggu dalam waktu lama, dan pengadaan suhu yang ekstrim dalam tahanan.
Para pejabat Departemen Kehakiman telah menyampaikan beberapa keprihatinan ini dalam sedikitnya satu pertemuan dengan Gedung Putih pada 2003, namun Gedung Putih mengabaikan mereka.
Setahun kemudian, tabir pelecehan serupa di penjara Abu Ghraib terbuka, yang menjadi sumber rasa malu bagi rakyat AS, dan dipandang sebagai kehancuran serius bagi “otoritas moral” AS.
Sejumlah pakar AS menemukan terbongkarnya tabir rahasia terkini itu bukan lagi merupakan suatu kejutan.
Laporan-laporan media sebelumnya mengatakan pembantu puncak Presiden AS George W Bush, termasuk Wakil Presiden Dick Cheney, mengawasi secara detil penyiksaan terhadap tersangka teroris dari ruangan bawah tanah Gedung Putih pada 2002. ( ant/xinhua )


Comments