Pemerintah Tidak Jamin Kenaikan BBM Hanya Sekali
21 Mei 2008 | 15:37 WIB
Jakarta ( Berita ) : Pemerintah tidak dapat menjamin bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi hanya sekali tahun ini mengingat harga minyak mentah dunia yang sulit diprediksi dan dikendalikan. “Siapa yang bisa menjamin?” kata Deputi Kemeneg PPN/Bappenas bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan, Bambang Widianto di Jakarta, Selasa [20/05] .
Menurutnya, pemerintah berprinsip bahwa harga BBM dalam negeri harus disetarakan dengan harga pasar. Hal itu harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, terutama masyarakat dari kelompok miskin.
Apalagi, tambahnya, jika harga minyak dunia terus melonjak pada tahun ini dan APBN tidak sanggup menutupi kebutuhan subsidi — yang dipengaruhi kenaikan harga minyak dunia tersebut — maka pemerintah bisa saja melakukan kenaikan harga BBM lebih dari sekali.
Dia melanjutkan, seandainya pemerintah terpaksa melakukan hal itu, maka pemerintah akan sangat memperhatikan daya beli masyarakat miskin. Dengan demikian, kata dia, program kompensasinya pun juga bisa saja ditambah.
Senada dengan Bambang, Direktur Perencanaan Makro Bappenas, Bambang Prijambodo mengatakan, harga minyak dunia sulit dipastikan, bahkan dengan model ekonomi yang paling canggih sekalipun.
Namun demikian, dia mengharapkan proyeksi asumsi harga minyak 2008 sebesar 110 dolar AS per barel yang disampaikan Menkeu beberapa waktu lalu bisa bertahan hingga akhir tahun. “Berdasarkan pengamatan kami, meskipun ada potensi melebihi 110 dolar AS per barel, tetapi faktor-faktor yang terkait sampai akhir tahun akan tetap mengarah pada 110 dolar AS,” katanya.
Dia mengatakan, keinginan pemerintah untuk menaikkan harga BBM setelah program kompensasi BLT berjalan terlebih dahulu menjadi indikasi bahwa pemerintah sangat memperhatikan pengamanan bagi masyarakat tidak mampu. Berdasarkan data Depkeu, saat ini harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di dunia. Di Indonesia harga per liter premium, solar, dan minyak tanah masing-masing sebesar 0,49 dolar AS, 0,47 dolar AS dan 0,22 dolar AS.
Sedangkan di Vietnam, harga per liter masing-masing BBM adalah 0,87 dolar AS, 0,86 dolar AS, dan 0,86 dolar AS. Di Timor Timur, harga per liter premium, solar dan minyak tanah adalah 0,87 dolar AS, 0,86 dolar AS, dan 0,86 dolar AS. ( ant )


Comments