Wakil Ketua DPR Dan Menteri Naik Ojek Untuk Hemat Energi
16 Mei 2008 | 15:29 WIB
” Ini hari perdana bagi saya untuk mempergunakan transportasi sepeda motor dari rumah ke kantor ( Gedung DPR). Transportasi ini akan saya gunakan 2 kali seminggu, sebagai langkah penghematan energu dan mengurangi kemacetaan
Apabila semua orang, menggunakan ojek, tuturnya, maka pertahunnya dapat menghemat sekitar Rp 2.5 Triliun dari BBM. Di samping itu, naik ojel memang lebih lancar dibanding naik mobil. Sebagai perbandingan, ia mengakui, bila mempergunakan mobil bisa menghabiskan BBM senilai Rp 100 ribu, hingga 200 ribu sehari. Sementara kalau sepeda motor bensinnya cukup 2 liter untuk dipakai seharian,”terangnya.” Meski pun panas kena teri sinar matahari, tetapi asik dan cepat sampai ke kantor,” ujarnya.
Secara khusus, Muhaimin menghimbau semua pejabat, pengusaha dan para orang kaya di Jakarta untuk melakukan penghematan energi, misalnya seperti yang dilakukannya dengan menggunakan ojek ke kantor. Naik ojek punya banyak dimensi, selain menghemat energi, juga bisa membagi kesejahteraan dengan para tukang ojek,”katanya
“Memang cara lain yang bijak menghadapi kenaikan BBM adalah dengan penghematan. Penghematan energi merupakan salah satu solusi bijak membantu masyarakat dan negara menghadapi gejolak harga minyak dunia,” ujar Muhaimin Iskandar .
Menteri PDT Lukman Edy yang juga Sekjen PKB mengakui dirinya juga akan mempegunakan jasa tukang ojek ke kantornya secara rutin. ” Karena ini perdana maka kita sampai ke gedung DPR, nanti tentu saya akan ke kantor diantar tukang ojek,” ujarnya
Namun, yang menjadi pertanyaan saat melihat tukang ojek mempergunakan kaos oblong berlambang PKB. pakah ini kampanye ala PKB Muhaimin atau penghematan? Muhaimin langsung membantah bahwa gerakannya naik ojek dengan fungsionaris PKB itu tidak ada kaitannya dengan kampanye.
Cara Muhaimin Iskandar mengajak penghematan energi dengan memanfaatkan jasa tukang ojek disentil Ketua DPR Agung Laksono. ” Penghematan dengan mempergunakan ojek belum cukup. Kalau benar-benar mau hemat energi, jalan kaki aja sekali,” ujarnya.
Selain berjalan kaki, penghematan juga bisa dilakukan dengan mempergunakan sarana sepeda dayung. Tidak perlu beli bahan bakar, kita sekalian berolahraga,” kata Agung Laksono . (aya)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.