Bank Dunia Siapkan 20 Juta Dolar AS Pembangunan Di Nias
16 Mei 2008 | 11:44 WIB
Medan ( Berita ) : Bank Dunia menjanjikan akan mengalokasikan dana sebesar 20 juta dolar Amerika Serikat (AS) bagi kelanjutan pembangunan di Kepulauan Nias setelah masa kerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) berakhir April tahun depan.
“Kita masih akan tinggal di Nias pasca BRR, dan untuk itu kita telah siapkan dana sekitar 20 juta dolar dalam bentuk hibah,” ujar Joseph Llyod Leitmann dari Bank Dunia, usai acara Nias Islands Stakeholders Meeting (NISM) 4, di Medan, Kamis [15/05] .
Didampingi Kepala Badan Pelaksana BRR Aceh-Nias Kuntoro Mangkusubroto, Pieter Smidt dari ADB, Hakan Bjorkmann dari UNDP dan Deputi Operasi BRR Eddy Purwanto ia menegaskan harus ada keberlanjutan pembangunan di Nias meski masa tugas BRR sudah berakhir.
“Pembangunan di Nias harus berlanjut dan kita mungkin ada tetap tinggal di Nias paling tidak dalam 5-10 tahun ke depan,” ujar Leitmann. Hakan Bjorkmann dari UNDP menilai kemajuan pembangunan di Nias sudah semakin membaik. “Tapi yang paling penting itu adalah kesinambungan pembangunan itu sendiri, setelah negara-negara donor menarik diri dari Nias,” ujarnya.
Sementara Kuntoro Mangkusubroto mengatakan kegiatan NISM 4 yang dilaksanakan pada hari itu dan dihadiri seluruh negara donor dan NGO yang selama ini aktif membantu masyarakat Nias bertujuan untuk mempersiapkan Nias menjelang berakhirnya masa tugas BRR. “Pada kesempatan ini kita membahas langkah-langkah yang harus diambil demi keberlanjutan pembangunan di Nias. Tidak boleh terjadi pembangunan di Nias terhenti hanya karena BRR tidak ada lagi di sana,” katanya.
Kuntoro juga mengatakan masyarakat Nias kini sudah mulai bisa mandiri meski tetap saja masih melarat.Karenanya bantuan sebesar 20 juta dolar AS dari Bank Dunia tersebut akan sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperkokoh kemandiriannya. “Harapan kita dana sebesar 20 juta dolar itu nantinya diarahkan kepada usaha-usaha kemasyarakat termasuk membangkitkan potensi pariwisata, pertanian dan perkebunan di Nias, karena dengan demikian masyarakatnya akan semakin sejahtera,” ujarnya.
Ketika ditanya kapan masyarakat Nias betul-betul akan bisa mandiri, Kuntoro mengatakan semua itu tergantung masyarakat Nias sendiri. “Kemandirian masyarakat tergantung masyarakat sendiri dan itu bisa didukung oleh peran aktif kalangan swasta,” katanya. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.