Israel Diambang “Kematian”
15 Mei 2008 | 11:45 WIB
Teheran ( Berita ) : Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Rabu [14/05] mengatakan Israel diambang “kematian” dan rakyat di Timur Tengah akan menghancurkannya jika ada peluang.
Pernyataannya bertepatan dengan kedatangan Presiden AS George W.Bush di Timur Tengah untuk ikut memperingati ulang tahun ke-60 terbentuknya negara Israel dan berusaha membantu usaha-usaha perdamaian yang dipersulit oleh satu skandal korupsi yang dapat menyingkirkan PM Ehud Olmert.
Oposisi terhadap Israel adalah prinsip dasar di Iran , yang mendukung para pejuang Palestina yang menolak berdamai dengan negara Yahudi itu.
“Rezim Zionis akan mati,” kata Ahmadinejad dalam satu pidato di kota Gorgan, Iran utara, mengacu pada Israel. “Para penjahat mengira bahwa dengan menyelenggarakan peringatan-peringatan itu… mereka dapat menyelamatkan rezim Zionis itu dari kematian.” “Mereka harus tahu bahwa negara-negara kawasan itu membenci rezim palsu dan jahat itu dan jika ada peluang paling kecil dan paling singkat diberikan kepada negara-negara kawasan itu mereka akan menghancurkan (nya),” kata Ahmadinejad , yang sering mencerca Israel dan AS.
Sebuah pernyataan Ahmadinejad tahun 2005 mengatakan bahwa “Israel harus dihapus dari peta” yang mendapat kecaman masyarakat internasional. Bulan lalu, seorang komandan senior militer Iran mengatakan Iran akan menanggapi setiap serangan militer dari Israel dengan “melenyapkan” negara Yahudi itu, dalam komentar-komentar yang dikecam Washington.
Iran, produser minyak terbesar keempat dunia , mengatakan pihaknya telah mengembangkan rudal-rudal balistik yang mampu menghantam Israel dan pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu.
Beberapa pengamat memperkirakan bahwa Israel mungkin akan menyerang Iran untuk menghentikan kegiatan-kegiatan nuklirnya ,yang pihak Barat kuatirkan sebagai usaha untuk membuat senjata. Iran, yang tidak mengakui Israel menegaskan pihaknya menginginkan teknologi nuklir hanya untuk tenaga listrik.
Washington mengatakan pihaknya menginginkan penyelesaian diplomatik atas sengketa nuklir itu tetapi tidak mengesampingkan aksi militer jika usaha itu gagal. Teheran menegaskan pihaknya tidak akan tunduk tekanan Barat. ( ant/rtr )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.