Indonesia Minta Australia-New Zealand Buka Pasar TPT : Harian Berita Sore

Indonesia Minta Australia-New Zealand Buka Pasar TPT

14 Mei 2008 | 11:28 WIB

Jakarta ( Berita ) ;  Indonesia meminta Australia dan New Zealand untuk membuka pasar Tekstil dan Produk Tekstilnya (TPT) dalam rangka negosiasi perundingan perdagangan bebas (FTA) dua negara tersebut dengan ASEAN.

“Kita sedang meminta agar tekstil yang Bea Masuknya (BM) antara 3,5-17,5 persen dimasukkan dalam daftar produk yang tarifnya diturunkan,” kata Direktur Kerjasama Regional, Ditjen Kerjasama Perdagangan Internasional, Departemen Perdagangan, Iman Pambagyo di Jakarta, Selasa [13/05] .

Selama ini, baru China yang mendapatkan fasilitas tarif nol persen untuk ekspor TPT ke dua negara itu. Iman menilai Indonesia juga memiliki peluang untuk meningkatkan ekspor TPT ke Australia dan New Zealand.

“Tapi kita harus fokus pada produk unggulan kita yang mana, tidak semua produk TPT kita minta nol persen BMnya. Kita sedang menyusus prioritas produk mana yang akan diusulkan untuk di nol persenkan,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah akan meminta masukan dari industri TPT terkait produk apa saja yang berpeluang memenuhi pasar ekspor Australia dan New Zealand.

 

Zero to zero

Selain TPT, lanjut Iman, Indonesia juga mengusulkan pembukaan pasar otomotif dan alas kaki dengan konsep “zero to zero” (dua pihak sama-sama menurunkan BM produk hingga nol persen).

“Pasar Australia dan New Zealand untuk tekstil, sepatu dan otomotif itu bagus. Kalau otomotif itu terutama untuk ’spare part’nya,”ujar Iman.

Dalam bidang otomotif, tambah Iman, kedua belah pihak juga dapat bekerja sama dalam hal teknologi mengingat Australia memiliki kemampuan yang lebih dibanding negara ASEAN.

Menurut Iman, industri alas kaki Indonesia dan Australia dapat saling melengkapi mengingat kedua pihak memiliki produk unggulan yang dibutuhkan masing-masing negara.

“Produk alas kaki Australia terbatas pada ’safety boot’ untuk di tambang, dan lain-lain bukan di ‘casual footwear’, sedangkan kita punya industri ‘casual footwear’,”ujarnya.

Sementara itu, Australia dan New Zealand meminta pembebasan BM untuk produk-produk peternakan yang menjadi unggulan mereka seperti daging dan susu. “Sebenarnya tarif kita hanya lima persen, sebenarnya tidak jauh (dari permintaan mereka).Tapi kita masih harus berkonsultasi dengan departemen terkait,”ujar Iman.

Perundingan FTA ASEAN dengan Australia dan New Zealand (AANZ) selanjutnya akan digelar di Vietnam pada awal Juni ini. Meski kedua pihak masih belum sepakat mengenai modalitas dalam negosiasi FTA, lanjut Iman, namun ia memperkirakan target kesepakatan FTA akan tercapai sesuai target yaitu Agustus 2008.

Iman menjelaskan Australia dan New Zealand menginginkan sebanyak 96 persen pos tarif kedua pihak dibuka pasarnya (diturunkan tarif BMnya), namun negara-negara anggota ASEAN menginginkan besaran yang lebih rendah dari usulan itu. “Kita sedang usahakan, mungkin tidak sampai 96 persen tapi di atas 90 persen,”tambahnya.

Selama ini, menurut Iman, dalam berbagai perundingan FTA, batas jumlah pos tarif yang dinegosiasikan hanya 90 persen dan sisanya merupakan daftar sensitif yang tidak dibuka pasarnya.  ( ant )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.

abilify price acai antioxidant accutane canada aciphex medicine acomplia cheap discount actonel fda presciption called lact actos for constpation aleve on line allegra best price busty alli videos altace immune antibiotics tablets cheap aricept online arimidex tablets ashwagandha uk astelin tablets atacand plus online atarax augmentin and blood pressure generic replacement for avandia avapro irbesartan avodart buy Bactrim interactions with methenamine BENADRYL AND CANINE is benicar effective biaxin side effects rash buspar cat cardizem canada celebrex fda celadrin uk cost of cephalexin Where To Buy Cialis cipro + left brain Cla Dosage online clarinex generic claritin clomid dosage for men clonidine xr polyploidy colchicine tablets coreg uk buy cheap coumadin cozaar usa creatine tablets online crestor Cymbalta causing severe mood swings cymbalta tablets depakote er side effects Diclofenac 75MG cheap differin no prescription diflucan drugs diovan rx doxycycline and breastfeeding effexor and weight gain experimental tratment with high doses of flagyl flomax price glucophage during pregnancy smoking and hair loss no rx hangover generic hoodia online keppra and pregnancy lamictal bipolar lamisil fda lasix uk levaquin Compare Levitra and Viagra lexapro on line red wine and lipitor lisinopril 25 tablet ephedrine + melatonin + drugstore online metformin and surgery methotrexate on line micardis with hta generic mobic motrin side effects synovi msm discount neurontin nexium fda buy nizoral online nolvadex medicine omnicef side effects paxil india buying penis extender pharmacies to refill phentermine online buying phosphatidylserine plan b withdrawal buy plavix order pravachol mail order prednisone mexico premarin prevacid with zantac prometrium rx buy propecia period after depo provera cosmetic pharmacology and prozac reglan for hyperemesis reminyl mg online rimonabant medications risperdal rx cheap rogaine seroquel on line singulair buy Is Skelaxin a blood thinner online stop smoking SIDE EFFECTS OF STRATTERA discount stress relief synthroid buying tetracycline topamax best price toprol price toradol fda tramadol rx trazodone medicine danger of stopping tricor Trileptal Generic Available the drug ultracet valtrex generic viagra side effects Voltaren Emulgel cheapest vytorin la weight loss People Who Have Taken Wellbutrin XL yohimbe description zantac and babies zetia vytorin research zestoretic rx zithromax on pimples zoloft causes high cholesterol zovirax buy zyban xr zyprexa overdose buy zyrtec zyvox medicine