Delapan Titik Api Terdeteksi Di Riau
14 Mei 2008 | 11:18 WIB
Pekanbaru ( Berita ) : Pemantauan terbaru satelit NOAA 18 Selasa mendeteksi delapan titik api (hotspot) menyala di Riau akibat kebakaran hutan dan lahan.
Hal tersebut disampaikan staf analisa Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru, Ardhitama kepada ANTARA di Pekanbaru, Selasa [13/05] .
Ia menjelaskan, delapan titik di Riau tersebut tersebar di empat kabupaten di Riau yakni lima di Rokan Hilir dan lainnnya di Kampar, Kuantan Singingi, dan Pelelawan.
Selain Riau, di provinsi lainnya di Pulau Sumatera juga terdeteksi adanya titik api di antaranya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.
Ia menyebutkan, pada pantauan sebelumnya Senin (12/5) diketahui jumlah titik api di Riau nihil atau nol. Hal tersebut dikarenakan tingkat curah hujan di Riau pada Senin sangat tinggi sehingga kecil kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Namun demikian, ia menambahkan, peluang hujan di Riau selama beberapa hari ke depan tidak merata. Beberapa daerah di Riau yang terletak di bagian utara equator seperti Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Bengkalis, dan Kota Dumai diprediksikan memiliki curah hujan yang rendah sehingga rentan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Karenanya pembukaan hutan dan lahan dengan cara bakar akan menyebabkan penyulutan api mudah menyebar hingga menyebabkan kebakaran besar dan menimbulkan hotspot. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.