Jepang Bantu 5 Miliar Yen Untuk Program Kemanusiaan Di Aceh
13 Mei 2008 | 16:13 WIB
Banda Aceh ( Berita ) : Bantuan kemanusiaan Pemerintah Jepang yang disalurkan melalui palang merah Jepang untuk masyarakat korban bencana tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) bernilai 5 miliar yen.
“Ada program bantuan yang sudah dan sedang kami selesaikan di Aceh. Sebagian besar dari total alokasi dana itu untuk program pembibitan reboisasi hutan manggrove,” kata pimpinan delegasi palang merah Jepang, Takayuki Masuda di Banda Aceh, Selasa [13/05] .
Ia menyebutkan program pembibitan bakau (manggrove) itu kini dalam tahap penyemaian di Kabupaten Aceh Utara, menurut rencana akan ditanam di pesisir pantai Aceh Timur dan Pidie. “Kami memilih dua daerah itu berdasarkan hasil penelitian lapangan bahwa Pidie dan Aceh Timur memerlukan reboisasi hutan pantai pasca tsunami. Untuk kawasan tersebut telah tersedia sekitar 500 ribu bibit manggrove,” tambahnya.
Selain itu, ia menyebutkan bantuan senilai 5 miliar yen yang disalurkan lewat Palang Merah Jepang juga direncanakan untuk pembangunan rumah korban gempa dan tsunami di sejumlah daerah di Aceh dengan jumlahnya mencapai sebanyak 1.062 unit.
Takayuki Masuda menjelaskan, rumah bantuan yang disalurkan Palang Merah Jepang itu telah diserahkan kepada masyarakat korban tsunami 26 Desember 2004 di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. “Pasca rekonstruksi rumah, kami melanjutkan bantuan antara lain pembangunan sanitasi dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat korban tsunami di Aceh,” tambahnya.
Program bantuan kemanusiaan Palang Merah Jepang juga membidangi masalah kesehatan dengan membangun sebanyak 90 unit posyandu dan rumah sakit di Aceh, ujar dia. “Kami juga memperhatikan dan berkontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) PMI dengan program studi banding ke Jepang. Program kemanusiaan Jepang melalui Palang Merah di Aceh itu berkomitmen sampai 2010,” kata Takayudi Masuda. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.