Imam Masjid Strategis Penyambung Lidah Pemerintah
13 Mei 2008 | 15:32 WIB
Banda Aceh ( Berita ) : Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memandang penting peran Imam masjid dan meunasah sebagai penyambung dan mitra untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait berbagai program pembangunan, khususnya upaya pengentasan kemiskinan.
“Kami meyakini bahwa para imam sebagai tokoh agama (Islam) memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai pesan pembangunan, tidak hanya penyuluh bidang keagamaan tapi juga penyampai program pemerintah,” kata Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, di Takengon, Senin [12/05].
Disela-sela penutupan pelatihan Imam se Aceh Tengah, ia menjelaskan kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan juga ditentukan adanya dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk para imam masjid dan meunasah (mushalla).
Bupati menyebutkan ada beberapa program prioritas pembangunan Aceh Tengah yakni bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur publik lainnya seperti perluasan jalan akses ekonomi dan penerangan listrik.
Pemerintah akan membantu meringankan beban warga kurang mampu untuk berobat, termasuk penderita penyakit kronis. “Bidang kesehatan telah kita canangkan pengobatan dasar gratis bagi penduduk di Aceh Tengah sejak Juni 2007. Saya berharap para Imam dapat menjadi penyampai informasi kepada Pemerintah apabila ada warga kurang mampu yang membutuhkan pengobatan, termasuk penyandang penyakit kronis,” ujarnya. Akan tetapi, bupati mengingatkan data penduduk kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan gratis bagi penyandang penyakit kronis itu harus benar-benar valid dikirim ke pemerintah.
Terkait keluhan warga terhadap suplai air bersih, Nasaruddin berjanji akan terus melakukan pembenahan manajemen perusahaan daerah tersebut guna memberikan pelayanan terbaik bagi penduduk di wilayah dataran “Tinggi Gayo” itu. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.