Pembangunan Pertahanan China Untuk Cegah Intervensi AS
12 Mei 2008 | 15:58 WIB
Taipei ( Berita ) : China meningkatkan pembangunan pertahanan militernya untuk mencegah intervensi Amerika Serikat dalam kasus perang dengan Taiwan, kata kementerian pertahanan Taiwan di sini Senin [12/05] .
Beijing memfokuskan pembangunan rudal-rudal jarak-jauhnya ‘untuk menyerang pangkalan-pangkalan Amerika dan menyerang kelompok-kelompok kapal induk yang ditempatkan di Asia Pasifik … karena sebagai kelompok sekutu AS akan datang menolong Taiwan jika perang pecah di Selat Taiwan,” kata kementerian itu dalam laporan yang disiarkan Senin. “Meskipun komunis China telah mengklaim Taiwan sebagai miliknya, namun mereka tampaknya akan menyelesaikan masalah Taiwan dengan sikap damai. Mereka telah minta kepada pasukan pertahanan mereka untuk meningkatkan persiapan bagi perjuangan militer terhadap Taiwan,” kata laporan itu.
China meyakini bahwa ‘jika pihaknya melakukan aksi-aksi militer terhadap Taiwan, terjadinya campurtangan asing akan sangat dicemaskan, dengan AS sebagai kekuatan asing yang paling penting,’ katanya menambahkan.
Taiwan dan China daratan telah diperintah secara terpisah sejak 1949, namun Beijing memandang pulau itu sebagai bagian wilayah kedaulatannya yang menunggu untuk bersatu kembali, jika perlu dengan cara kekerasan.
China dilaporkan berjanji akan menyerang Taiwan jika pulau itu mengumumkan kemerdekaannya secara resmi.
Militer Pembebasan Rakyat (China) telah mengalokasikan anggaran meningkat 17,8 persen menjadi 44,94 miliar dolar AS pada tahun 2007. Itu adalah angka resmi, yang menjadikan China sebagai negara terbesar ketiga di dunia dalam anggaran militer, setelah AS dan Rusia.
Kendatipun demikian, laporan Taiwan mengatakan bahwa angka yang benar dua atau tiga kali lipat dari yang diumumkan, dan Taipei memperingatkan bahwa ekspansi militer China yang sangat pesat itu ditujukan untuk menciptakan keseimbangan militer di Selat Taiwan. (ant/afp )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.