KAMMI: Kenaikan Harga Bbm Bikin Rakyat Frustasi
12 Mei 2008 | 16:12 WIB
Jakarta ( Berita ) : Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan, kenaikan harga BBM akan membuat rakyat stress, fustrasi/depressi karena merasakan beban hidup yang semakin berat.
Puluhan mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam KAMMI, dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Departemen Keuangan Jakarta, Senin [12/05] , menyatakan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. “KAMMI juga mendesak pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan pokok, serius menangani krisis pangan dan energi nasional,” kata Ketua Umum KAMMI Pusat, Taufiq Amrullah.
KAMMI juga mendesak pemerintah menasionalisasi aset/industri nasional. Juga mendesak pemerintah segera mengadili koruptor kakap seperti BLBI dan menyita kekayaannya untuk kesejahteraan rakyat.
Menurut KAMMI, fenomena antri beras murah, minyak tanah, minyak goreng, melonjaknya harga kedelai, tepung terigu, daging, dan lainnya menggambarkan merosotnya kesejahteraan rakyat selama ini.
“Bukan kesejahteraan yang didapat malah kemiskinan yang semakin menggila. Rencana kenaikan harga BBM akan membuat rakyat stress, frustasi/depresi karena merasakan hidup semakin terjepit,” katanya. KAMMI menilai, kondisi kesejahteraan rakyat selama pemerintahan saat ini secara umum tidak menunjukkan adanya perbaikan. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.