BNI Alokasikan 35 Persen Dana CSR Untuk Pendidikan
12 Mei 2008 | 15:59 WIB
Surabaya ( Berita ) : Bank Negara Indonesia mengalokasikan 35 persen dana pengembangan komunitas atau Community Social Responsbility untuk pengembangan bidang pendidikan.
Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo dalam keterangan pers di Surabaya, Senin [12/05] , mengatakan kepedulian sosial BNI dalam bidang pendidikan merupakan komitmen perusahaan untuk membantu program peningkatan mutu pendidikan nasional sebagai modal peningkatan daya saing bangsa.
“Membangun insan Indonesia, yang cerdas, terampil, bermutu dan profesional, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk institusi bisnis,” katanya.
Selama periode 2004 - 2008, BNI telah menyalurkan dana program corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp 81,39 miliar, yang 35 persen di antaranya atau sebesar Rp 28,49 miliar adalah untuk bidang pendidikan.
Beberapa program sosial BNI dalam membantu bidang pendidikan di antaranya pemberian beasiswa setiap tahun, bantuan sarana dan prasarana fisik dan alat tulis bagi sekolah/kampus, renovasi sekolah , program kewirausahaan mahasiswa, sarana pendukung pendidikan nonformal dan program edukasi khusus bagi semua kalangan.
Penghargaan PBB
Atas kepeduliannya pada pembangunan pendidikan itu , BNI telah meraih Millenium Development Goals (MDGs) Award di kategori Pencapaian Pendidikan Dasar untuk Semua.
Penghargaan ini diberikan oleh PBB Perwakilan Khusus untuk MDGs di Asia Pacific yang membuat penilaian terhadap kegiatan CSR perusahaan dan pemerintah kota yang dinilai telah berperan membawa perubahan atau peningkatan kualitas bangsa Indonesia.
Sejak tahun 2004, beasiswa BNI telah diberikan kepada 7.294 siswa di seluruh Indonesia, merenovasi 78 bangunan sekolah dan bantuan sarana dan prasarana fisik kepada ratusan sekolah (termasuk perpustakaan dan laboraturium komputer).
Bantuan sarana pendukung pendidikan nonformal di antaranya dengan memberikan bantuan pembangunan taman bacaan, pelatihan
bagi kelompok tani dan pengusaha kecil, dan mendukung penyelenggaraan olimpiade sains.
BNI menyelenggarakan program edukasi khusus, di antaranya melalui program Ayo Membaca, Ayo Menabung dan pusat informasi dan pelatihan pojok BNI.
Ayo Membaca, Ayo Menabung merupakan program untuk membantu meningkatkan minat baca siswa SD dan memberikan pendidikan sejak dini mengenai pengelolaan keuangan pribadi.
Program ini telah berjalan di dua kota, yaitu Yogyakarta dan Tasikmalaya, dan melibatkan ratusan sekolah, ribuan siswa dan partisipasi para guru. Program ini akan segera berlanjut di daerah lainnya.Program Pojok BNI merupakan program penyediakan fasilitas pusat
informasi dan pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa. Pojok BNI telah hadir di kampus Universitas Lampung (Unila ), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip Semarang, Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Univeritas Mataram (Unram ) dan Univeritas Andalas (Unand )Padang . Saat ini, sedang dibangun Pojok BNI di Universitas Negeri Malang (UNM) dan Universitas Cendrawasih (Uncen ), serta akan dilanjutkan di kampus lainnya. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.