PBB Minta Dunia Bantu Galang Dana 187 Juta Dolar Untuk Bantu Myanmar
10 Mei 2008 | 14:49 WIB
Markas Besar PBB, New York ( Berita ) : Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat meluncurkan penaksiran melalui “Flash Appeal”, yang berisi permohonan terhadap dunia internasional untuk mendukung pengadaan bantuan kemanusiaan sebesar 187 juta dolar AS bagi 1,5 juta korban bencana alam topan Nargis di Myanmar untuk masa enam bulan.
‘Flash Appeal’ itu diluncurkan PBB mewakili 10 badan organisasi dunia tersebut serta sembilan lembaga non-pemerintah dengan pesan bahwa tingkat bencana terhadap kemanusiaan di
Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Kemanusiaan yang juga Koordinator Bantuan Darurat PBB, John Holmes, mengingatkan bahwa jumlah warga
Topan Nargis yang menghantam
Holmes sendiri melihat bahwa jumlah korban tewas setiap harinya semakin bertamah dan memperkirakan jumlah tersebut bisa mencapai lebih dari 100.000 orang. ‘Flash Appeal’ menyebut 12 sektor kondisi yang memerlukan bantuan pendanaan, terutama pengadaan makanan, air dan peralatan kebersihan, logistik, kesehatan dan tempat penampungan.
Holmes, sementara itu, menekankan perlunya dunia bertindak cepat, demikian pula dengan Pemerintah
Ia juga menyampaikan harapan yang dinyatakan negara-negara yang pada Jumat mengikuti sidang PBB dalam rangka peluncuran ‘Flash Appeal’ agar Myanmar mau bekerja sama dengan masyarakat internasional guna memastikan bahwa baik barang-barang bantuan maupun pekerja kemanusiaan bisa masuk ke negara yang dipimpin junta militer itu.
Sementara itu, program PBB untuk pangan dunia (WFP) saat ini tengah berupaya mendapatkan bantuan sejumlah 56 juta dolar untuk memastikan ketersediaan pangan bagi 630.000 warga Myanmar yang berada di wilayah-wilayah terkena bencana maupun mereka yang saat ini tinggal di tempat-tempat penampungan sementara.
Dana PBB untuk Kependudukan (UNFPA) memerlukan 3 juta dolar dan mengungkapkan bahwa puluhan ribu ibu hamil yang kehilangan rumah akibat bencana topan memerlukan bantuan untuk menyelamatkan hidup mereka.
Untuk itu, UNFPA tengah berupaya untuk membagi-bagikan alat kesehatan reproduksi, termasuk peralatan untuk membantu kelahiran.
Menurut UNFPA, bencana besar yang dialami
Tentang kondisi anak-anak
Organisasi PBB untuk Makanan dan Pertanian (FAO), sementara itu mengajukan 10 juta dolar AS untuk membantu para petani dan nelayan miskin yang terkena dampak bencana di


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.