Singapura Keluarkan 25 Persen Anggaran Untuk Pendidikan
9 Mei 2008 | 17:31 WIB
Jakarta ( Berita ) : Singapura mengeluarkan sekitar 25 persen dari anggaran pemerintahannya untuk mengelola sektor pendidikan di negara pulau yang luasnya hanya 692 kilometer persegi dan memiliki penduduk sebanyak 4,5 juta orang itu.
“Sektor pendidikan mencapai 25 persen dari total pengeluaran Pemerintah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 persen adalah untuk tingkat pendidikan tersier (setingkat perguruan tinggi),” kata Menteri Keuangan Singapura, Tharman Shanmugaratnam, dalam seminar pendidikan “Mencerahkan Kehidupan Bangsa” di Jakarta, Jumat [09/05] .
Tharman yang juga mantan Menteri Pendidikan Singapura itu memaparkan, dengan anggaran seperti itu, berbagai perguruan tinggi di Singapura dapat menerapkan biaya pendidikan yang realistis. Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Singapura juga menyediakan 75 persen dana subsidi operasional dan mendorong lebih banyak donasi atau bantuan dari sektor swasta untuk membantu institusi pendidikan.
Sedangkan agar pendidikan dapat mendorong inovasi yang berkelanjutan, Singapura menekankan “pendekatan tripartit” antara pemerintah, National Trade Union Congress (NUTC), dan kalangan pebisnis.
Ia juga menuturkan, Singapura memiliki tiga fase dalam mengembangkan strategi ipteknya, yaitu fase transfer pengetahuan dari luar negeri (1970 hingga 1980-an), fase pembangunan landasan riset dan pengembangan (1990-an) antara lain dengan mendirikan Dewan Teknologi dan Sains Nasional pada 1991.
Fase terakhir yang dimulai pada 2000 hingga kini adalah menciptakan pengetahuan baru bagi industri dengan cara memaksimalkan hubungan antara perguruan tinggi , institusi riset, dan industri. “Kami juga menambah tiga kali lipat pendanaan riset dan pengembangan hingga tiga persen dari GDP,” kata Thamran yang meraih gelar master bidang Administrasi Publik dari Universitas Harvard, AS. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.