HUDA Minta DPR Aceh Segera Sahkan RAPBA
6 Mei 2008 | 10:36 WIB
Banda Aceh ( Berita ) : Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) meminta pihak legislatif Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (DPR NAD) segera mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (RAPBA) 2008.
“Kami berharap legislatif segera mengesahkan RAPBA 2008, karena dikhawatirkan proses pembangunan akan terlambat dan kualitas pekerjaan bisa menurun jika anggaran tersebut belum disahkan,” kata Sekretaris HUDA, Tgk Faisal Ali, di Banda Aceh, Senin [05/05] .
Pemerintah Aceh melalui Gubernur Irwandi Yusuf mengusulkan RAPBA ke DPR Aceh senilai Rp8,069 triliun pada 2008, namun usalan tersebut hingga kini belum disahkan legislatif. Sementara masa kerja tahun anggaran 2008 telah berjalan lima bulan.
Ia menilai lambannya pengesahan RAPBA itu akan berdampak luas terhadap proses pembangunan di Aceh, khususnya menjelang berakhirnya masa rehablitasi dan rekonstruksi Aceh pasca bencana alam tsunami.
Apalagi, tambahnya, rentan waktu untuk pelaksanaan kegiatan fisik yang cukup sedikit itu tidak sebanding dengan besarnya nilai RAPBA yang mencapai di atas Rp8 triliun.
“Artinya, jangan dananya besar, maka kegiatan pekerjaan sedikit dan jika itu terjadi maka bisa berdampak rendahnya mutu bangunan,” tambah Faisal.
Selain itu, belum adanya kegiatan pembangunan juga akan berdampak pula pada tidak tersedianya lapangan pekerjaan bagi penduduk. Saat ini di Aceh cukup banyak pengangguran akibat tidak tersedianya lapangan kerja.
“Vakumnya kegiatan pembangunan sebagai dampak dari terlambatnya pengesahan RAPBA akan memicu meningkatnya pengangguran di daerah ini,” kata dia.
Apalagi, harga pangan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ekonomi seperti itu cukup berbahaya dan jika dibiarkan akan memicu peningkatan kriminal karena orang tidak punya pekerjaan, ujar Faisal. ( ant )




Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.