Pemerintah Lakukan Sertifikasi Bagi 147.217 Guru Di Tanah Air : Harian Berita Sore

Pemerintah Lakukan Sertifikasi Bagi 147.217 Guru Di Tanah Air

2 Mei 2008 | 15:26 WIB

Palembang ( Berita ) :  Pemerintah pada tahun 2007 telah berhasil melakukan sertifikasi untuk 147.217 guru secara massal serta meningkatkan kualifikasi sebanyak 81.800 guru hingga ke jenjang sarjana (S1)/D-4 dan 8.540 dosen hingga S-2/S-3 tersebar di seluruh provinsi di Tanah Air.

Program tersebut sebagai upaya meningkatkan pembangunan pendidikan, kata Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo dalam sambutan tertulis dibacakan Gubernur Sumsel, H. Syahrial Oesman pada upacara Hari Pendidikan Nasional tingkat provinsi Sumsel di Palembang, Jumat [02/05] .

Dikatakannya, program lainnya yakni penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara massal untuk Email pembelajaran dan email administrasi hingga akhir tahun 2007 lalu terah tersambung dengan  jaringan pendidikan nasional meliputi zona sekolah lebih dari 10 ribu sekolah, zona perguruan tinggi telah tersambung 82 perguruan tinggi negeri, 1.323 perguruan tinggi swasta, 36 unit pendidik berlajar jarak jauh Universitas terbuka, dan secara keseluruhan melayani lebih kurang 60 persen populasi mahasiswa.

Selanjutnya pembangunan prasarana dan sarana pendidikan secara massal pada semua jenjang pendidikan telah dibangun sebanyak 5.419 unit sekolah baru, 38.762 ruang kelas baru, 4.428 perpustakaan dan 8.581 unit laboratorium.

Sedangkan bidang lain telah berhasil merehabilitasi ruang kelas sekolah dasar dan madrasah sebanyak 217.113 ruang kelas, 18.501 ruang kelas SMP dan 2.358 ruang kelas tingkat SMU/SMK/SLB.

Sementara pembangunan bidang pendidikan di Sumsel, Gubernur Sumsel, Syahrial Oesman sebelumnya telah memberikan bantuan melalui APBD mencapai Rp726,3 miliar kepada para guru, dosen, pelajar dan mahasiswa tersebar di 15 kabupaten/kota di perovinsi tersebut.

Bantuan dana diambil 20 persen lebih dari total nilai APBD provinsi tersebut diberikan untuk meningkatkan mutu pendidikan, serta dalam rangka menuntaskan wajib belajar sembilan tahun, sehingga diharapkan ke depannya tidak akan ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena orang tuanya tidak mampu, katanya.

Gubernur menambahkan, bantuan dana tersebut dipergunakan antara lain untuk memperlancar proses belajar-mengajar di sekolah dan yayasan, bantuan beasiswa bagi siswa yang orang tuanya tidak mampu, bantuan bagi guru bertugas di sekolah daerah terpencil termasuk bantuan sarana transportasi. (ant )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.