Di Medan, 1.883.760 Jumlah Pemilih Untuk Pilpres 2009

MEDAN (Berita): Jumlah pemilih asal Kota Medan untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2009 mencapai 1.883.760 jiwa. Menurut data dihimpun Berita dari Kantor Walikota Medan, Senin (07/04), jumlah ini dilihat dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP-4) yang diserahkan Pemko Medan diwakili Sekda Drs H Afifuddin Lubis, MSi kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Ir Nelly Armayanti, MSPO di Balaikota Medan, Sabtu kemarin.

Selain DP-4, juga diserahkan Data Agregat Kependu-dukan per-Kecamatan (DAK-2). DAK-2 yang diserahkan dengan jumlah 2.507.587 jiwa ini untuk menentukan jumlah kursi. Dibanding jumlah pemilih  untuk Pilgubsu 16 April 2008, jumlah pemilih untuk Pilpres 2009 lebih banyak karena per 5 April 2009 umur potensial pemilih pemula genap 17 tahun.

Penyerahan data kependudukan ini dilakukan serentak di Indonesia, menyongsong Pilpres 2009. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Muspida Kota Medan, Asisten Pemerintahan Umum Drs Daudta P Sinurat, MM, Kadis Kependudukan Drs H Yusri Ramadhan Siregar, MAP dan 21 camat se-Kota Medan.

Penyerahan data kependudukan ini berdasarkan UU No 22/2007 tentang Pemilu Presiden, Legislatif dan DPD yang disahkan pada 3 Maret 2008 yang mengamanatkan bahwa pemerintah wajib menyerahkan data kependudukan kepada KPU paling lambat satu tahun sebelum dilaksanakannya Pemilu.

Menteri Dalam Negeri H Mardiyanto dalam sambutan tertulis dibacakan Walikota Medan diwakili Sekda Drs H Afifuddin Lubis, MSi mengungkapkan, jika menyimak pengalaman Pilkada maupun Pemilu yang telah berlangsung sejak dimulainya Pemilu secara langsung, terutama yang berkaitan erat dengan data kependudukan, maka intensitas permasalahan yang sering muncul dan harus diselesaikan melalui jalur hukum secara berjenjang adalah berkaitan dengan penetapan daftar pemilih sementara dan pemilih tetap.

Dikatakannya, dari potret pengalaman ini memberikan petunjuk yang kuat pada kita bahwa uintuk mengantisipasi masalah tersebut, pemerintah propinsi/kabupaten/kota masih harus bekerja keras membantu mempersiapkan pemutakhiran data kependudukan secara terus-menerus dalam dimensi pemantapan DAK-2 dan DP-4 khusus, dengan berkoordinasi dengan KPU propinsi dan KPU kabupaten/kota.

Menurutnya, perlu dipahami bahwa pemutakhiran data penduduk dari 457 kabupaten/kota dalam kondisi Indonesia yang belum mempunyai database kependudukan yang mapan, merupakan tantangan dan tugas yang tidak ringan, serta menuntut kerukunan yang berkesinambungan.

Ketua KPU Kota Medan Ir Nelly Armayanti MSP mengatakan, data kependudukan yang diserahkan adalah berbentuk Data Agrerat Kependudukan perKecamatan (DAK-2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP-4).

Dikatakan, DAK-2 diproyeksikan sebagai bahan bagi KPU pusat, propinsi dan kabupaten/kota untuk penyusunan daerah pemilihan (Dapil), dalam konteks perhitungan dan penetapan jumlah kursi legislatif yang bertumpu dari jumlah penduduk per kecamatan. Sedangkan DP-4 diproyeksikan sebagai bahan bagi KPU pusat, propinsi dan kabupaten/kota untuk penyusunan daftar pemilih sementara yang selanjutnya menjadi daftar pemilih tetap. (irh)