Riau Rawan Sindikat Narkoba Internasional : Harian Berita Sore

Riau Rawan Sindikat Narkoba Internasional

29 Maret 2008 | 14:39 WIB

Pekanbaru ( Berita ) :  Sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau dinilai rawan terhadap adanya jaringan sindikat narkoba internasional mengingat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.

“Riau ini rawan karena berada di perairan internasional,” kata Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Riau, Wan Abubakar yang juga Wakil Gubernur Riau kepada ANTARA di Pekanbaru, Sabtu [29/03] .

Ia menambahkan, kawasan pesisir dan kabupaten/kota yang dilalui sungai-sungai besar merupakan daerah yang paling rawan.

Kabupaten/Kota yang rawan tersebut diantaranya adalah Pekanbaru, Bengkalis, Rokan Hilir, dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Riau.

“Riau ini sangat mudah dijadikan transit bagi penyelundupan narkoba dari luar negeri untuk selanjutnya diedarkan di dalam wilayah Riau dan provinsi tetangga,” katanya.

Wagub Wan Abu Bakar menambahkan, BNP Riau selama ini lebih banyak melakukan penyuluhan dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, sedangkan untuk pengusutan sindikat narkoba internasional BNP Riau menyerahkan semuanya kepada kepolisian. “Namun kami tetap membantu dalam hal memberikan informasi mengenai wilayah-wilayah yang rawan, dan mendampingi kepolisian dalam setiap kegiatan pemberantasan narkoba,” katanya.

Sebelumnya, tersangka Atan berhasil diringkus saat membawa narkoba yang disembunyikan di dalam tas pakaian di Jalan Diponegoro tak jauh dari Pelabuhan Bengkalis. Belasan ribu pil ekstasi berwarna hijau dan merah muda itu tersimpan di dalam 15 kantong plastik berisi 500 butir tiap kantongnya.

Kepala Polres Bengkalis AKBP Anang Revandoko menjelaskan, berdasarkan barang bukti paspor yang disita, Atan sempat melakukan perjalanan dari Selat Panjang (Bengkalis), Batam, Singapura, dan Batu Pahat (Malaysia) sebelum masuk lagi ke Riau. (ant )

 

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.